Tuesday, February 10, 2015

Review Musashi 1

Buku ini memiliki kelebihan pada cerita kebangkitan dan adegan dramatisnya bikin seru. Sedangkan kekurangannya adalah adanya adegan kekerasan.



Berikut adalah review mengenai Novel Musashi jilid 1 dimana formatnya adalah tata cara untuk membuat fiksi yang di berikan oleh mas Tasaro Gk ketika saya mengikuti workship writinc angkatan pertama.
1.       Tokoh
a.    Nama : Takezo
b.    Profesi : Tentara di daerah Barat
c.     Karakter :
                                   i.          pemberani,
                                 ii.          suka mengambil kesempatan,
                                iii.          setia pada atasannya,
                               iv.          cuek,
                                 v.          perduli sama sahabatnya,
                               vi.          bertanggung jawab,
                              vii.          pemarah,
                            viii.          rasa kasihan pada orang lain yang tinggi,
                               ix.          suka memotivasi,
                                 x.          merasa ngga enak udah bikin takut perempuan,
                               xi.          sopan,
                              xii.           sungkan,
                            xiii.          pendengar yang tajam,
                            xiv.          memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dengan bertanya pada yang baru di kenalnya,
                             xv.          tinggi 1,75 m,
                            xvi.          jangkung,
                          xvii.          tubuhnya kuat dan lentur, kaki panjang berotot,
                         xviii.          bibirnya penuh berwarna merah tua,
                            xix.          alisnya yang hitam tebal,
                             xx.          berada di puncak umur pertumbuhan,
                            xxi.          suka menjawab dengan ringkas,
                          xxii.          waspada,
                         xxiii.          imajinatif,
                        xxiv.          peyayang dan mencintai keluarganya,
                          xxv.          pengalah yang berterus terang apa adanya,
                        xxvi.          perasaannya sensitif, dan membalikkannya,
                       xxvii.          cekatan,
                     xxviii.          rendah diri,
                        xxix.          suka menyamar,
                          xxx.          senang kedamaian,
                        xxxi.          berprasangka buruk,
                       xxxii.          biasa saja saat bertemu Daimyo atau penguasa tanpa adanya perasaan hormat khusus ataupun kekaguman,
                     xxxiii.          merasa malu,
  2.      goal hidupnya : menjadi samurai di Jepang
  3.       yang menghalangi :

a.    Kobayakawa Hideaki yang diduga sekutu ternyata diam-diam telah bergabung dengan tentara timur yang buat keruntuhan untuk tentara Barat sehingga Tokugawa Ieyasu seorang Daimyo Tokugawa dari daimyo Edo berkuasa memerintah negeri Jepang yang akan membantai dan membunuh keluarganya,
b.    Perbuatan ibunya yang mengerikan karena berteriak gila dan brengsek,
c.     Ketakutan di bunuh untuk melanjutkan nama keluarga karena Takezo dan Matahachi merupakan anak laki-laki satu-satunya,
d.    Kehormatan pertempuran yang mmebuat harus keluar dusun secara sembunyi tanpa kelihatan orang dan merasa yakin sepenuhnya,
e.    Kenyataan perang yang di dengar saat di Perkemahan Shimmen bahwa menjadi samurai butuh waktu yang mustahil singkat dan kurang mau perduli siapakah ayah meraka sekalipun sudah berjasa untuk negaranya,
f.     Penguatan e dengan adanya pandangan sebelah mata sebagai orang udik oleh Ishida dan jendral-jendral lainnya yang hanya sedikit kelebihannya dan Cuma kebetulan memegang sepasang lembing dan cuma memperoleh izin untuk terus tinggal disana sebagai prajurit biasa bukan pilihan atau samurai
g.    Pesimis temannya
h.    Di usir dari rumah penduduk karena berbeda atasan yang bisa menyelakai seisi rumah karena telah membantu musuhnya
i.      Tunangannya yang bernama Oko merasa ia tidak dipahami persaannya

  4.       cara berusaha meraih no 2 :

bersama sahabatnya yang bernama Matahachi saling menemani, membantu untuk masuk ke kesempatan menjadi tentara yang sedang dibentuk oleh Ishida Mitsunari dengan menjadi samurai seperti ayahnya dulu yang mengabdi pada Lord Shimammen.

  5.       cerita kebangkitan :

a.    berpetualang,
b.    membunuh bandit dengan pedang kayu, banyak orang termasuk seorang samurai yang mayatnya di temukan di dekat jalan setapak di luar kampung sehingga membuatnya terkenal,
c.     bertemu dengan orang yang membuatnya membaca buku perubahan yang terletak dalam hati, perut atau di tempat lain,

  6.       adegan dramatis :

a.    diakui Takuan bahwa keberaniannya, kekuatan fisik dan keuletannya itu seperti seorang samurai, namun menurut Takuan masih butuh pengetahuan atau kebajikan yang harus dicapai dengan usaha untuk mencampurkan Jalan pengetahuan dengan Jalan Samurai yang sebenarnya adalah satu bagian dan hanya ada satu jalan
b.    menyadari bahwa hidup adalah keinginan menjadi orang yang lebih baik sebagai manusia yang penting dan istimewa dengan cara menerima bahwa Takezo tidak dapat menghapuskan perbuatan yang telah dilakukannya yang dilakukan dengan pergi dari masa lalu, mencoba lag, dan melakukannya secara baik-baik dan meminta tolong kepada Takuan
c.     diberikan nasehat oleh Takuan untuk menghadapi maut dengan berani dan tenang yang disertai dengan ucapan doa dan berharap ada yang mau mendengarkan,
d.    diberikan keyakinan oleh Takuan untuk mati dengan layak dengan wajah damai
e.    ditangkap biarawati dan diminta untuk dilarang bikin ribut karena sudah lama di cari
f.     di bawa dan di titip ke Kapten setelah Takuan memanggilnya dan mengatakan telah menangkapnya serta memintanya untuk memperlakukan Takezo secara baik-baik seperti instruksi sebelumnya dengan adanya penambahan kalimat untuk berhati-hati karena Takezo adalah anak macan yang bertaring dan ia akan menggigit
g.    Takezo mengikuti Kapten dalam diam dan penuh kepercayaan dalam memenuhi perintahnya untuk membasuh badan  
h.    Segera kemudian, di berikan kimono katun hitam dan hakama oleh seorang pembantu berupa kipas lipat, kertas tissue, sepasang samurai panjang dan pendek
i.      Bertemu Ikeda Terumasa yang dipertuan Puri Himeji di kebun di luar beranda setelah Takezo menunggu selama satu jam yang disambut dengan menengadah cepat dan melihat orang terkenal itu yang kemuadian dengan hormat menunduk kembali setelah ditanyakan namanya Takezo secara lengkap
j.      Bercakap ringan bersama Ikeda dan meluluhkan persepsi orang karena gosip adanya hantu
k.    Di bawa ke kamar yang ada di menara utama benteng di atas dan diminta tinggal untuk membaca buku-buku seperti buku seni perang karangan Sun-tzu, buku-buku tentang Zen, dan berjilid-jilid tentang sejarah Jepang yang dipinjamkan dari koleksi Yang Dipertuan Ikeda  dan ditinggal selama tiga tahun dengan alasan dijatuhi hukuman kurungan oleh Takuan dan diminta untuk memandang lebih seksama, melihat dengan akal dan berpikirlah sebagai sumber pencershsn, pacuran pengetahuan yang ditemukan dan diperkaya oleh orang-orang bijak di masa lalu dengan menganggap kamar sebagai medianya dan menyerahkannya kepada Takezo ingin menjadikan sebagai kamar kegelapan atau kamar penuh cahaya
l.      Takezo menjalani hari dengan berhenti menghitung hari dan memperhatikan kebersangkut pautan dirinya dengan musim
m.  Takezo terkadang menekan dirinya dengan kenangan bertahun-tahun yang lalu yang membuatnya dirundung kesedihan, meratap, mengerang, memukul, menendang, menangis tersedu-sedu yang mereda dengan kehabisan tenaga dan gairah hidup
n.    Kepala Takuan yang sudah dikenalnya muncul di puncak tangga yang membuatnya terkejut dan terlampau terharu hingga tak dapat mengeluarkan kata-kata dan berdiskusi
o.    Mendapat pengakuan oleh Takuan sebagai seorang samurai sesudah menempuh masa persiapan selama tiga tahun
p.    Takuan membawa Takezo sebagaimana adanya untuk menghadap yang dipertuan Ikeda di beranda
q.    ditawari Terumaza untuk menjadi bawahannya dan mengabdi sebagai seorang daimio untuk mengabdi di puri
r.     Musashi mengawali hidup baru dalam disiplin dan latihan seni bela diri karena ketekadan menguasai seni perang setelah menjalani kurungan selama tiga tahun
s.     Meninggalkan perempuan yang membuntutinya terus karena kelucuan dengan diejek orang lain yang akan berkata “Lihat Musashi itu; dia butuh seorang inang buat menjaganya” yang bisa menghalangi Musashi untuk menguasai Jalan Samurai.

   7.       ending :

a.       berhasil menjadi seorang samurai dan diminta untuk memeluk pencerahan yang dibayar mahal dengan nyawanya Takezo guna memasuki dunia dan menggabungkan diri dengan sesama samurai, serta mengganti namanya seperti huruf Cina : Miyamoto Musashi.



No comments:

Post a Comment

Alamat Website

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...