Wednesday, February 4, 2015

Review Financial Revolution

Zaman sekarang semua orang mencari uang, namun kenapa banyak orang pada kenyataannya tidak kaya dengan hidup dalam keadaan kesulitan dalam keuangan? Udah begitu potensinya tidak berkembang. Pada buku Financial Revolution yang berhadiah CD Financial Revolution



eh CDnya bukan ini deng tapi



ni foto bukunya yang lebih jelas



di buku tersebut dibahas bahwa uang memang bukanlah segalanya namun kita harus berusaha untuk bersikap positif terhadap uang, mengelolanya dan mendapatkan lebih banyak lagi. Mau, mau, mau? 

Bersikap positif itu bukan seperti seorang duta besar Indonesia yang datang pada pak Tung Desem Waringin saat seminar Financial Revolution dengan berkata "Kan ganti presiden ganti duta besar", merasa aman bahwa sebagai pedagang Anda tidak akan ada yang bisa memecat padahal bisa saja yakni supplier dan atau pelanggan, merasa aman karena perusahaan garmen telah bisa memasok ke retailer terbesar lalu bagaimana bila mendadak manajer pembelian diganti dan mengubah kebijakan untuk membeli barang? pastinya pemasukan perusahaan turun sebesar 100% bahkan bangkrut, atau Anda berkata "Kalau aku kan hanya warung kecil yang penting makanan enak, bersih dan murah pasti laku". Kalau begini terus usaha Anda akan mati apalagi menghadapi AFTA 2015 ini, terus gimana dong?

Belajar dan berubahlah. Banyak cara untuk belajar, salah satunya dengan membaca, mendengarkan audio, melihat video dan membuka kursus Financial Revolution.

Dengan membaca buku, Anda bisa mendapatkan :

- Kenapa banyak orang tidak kaya
Hal ini dikarenakan adanya keyakinan yang salah atau saling bertabrakan antara positif dan negatif.

Contoh : kalau kaya kan memebrsihkan rumah sendiri sehingga kalau melihat rumah besar langsung stres karena membayangkan sulitnya dalam membersihkan, hih!

-Tujuan tidak jelas
Banyak yang secara tidak sadar atau sadar mengganti terus target/tujuan sebelum tercapai sehingga waktu, uang, pikiran, tenaga habis yang parahnya adalah tidak sampai kemanapun seperti saat Anda masuk taksi tanpa tujuan gimana coba?

- Menganggap Tujuannya Mustahil

-Tidak merasa harus 
contoh : tidak merasa harus walau mempunyai cukup uang untuk membeli

- Tak punya strategi yang terbukti berhasil

- Tidak mengetahui jalur yang alamiah atau paling mudah untuk mencapai tujuan

- Tidak mempunyai rencana yang realistis
Banyak orang mulai membangun kekayaan atau berencana mengenai masa depan tapi tidak pernah mendesain rencana finansial untuk hidup, bekerja keras dan menabung sehingga hanya bisa memandang serta iri menyaksikan limusin di jalan yang lenggang, dan materi lainnya, tidak mempunyai rencana kerja untuk menjadi kaya bahkan tidak ada rencana sama sekali.

- Tidak melakukan tindakan sesuai dengan rencana

- Tidak melakukan monitor dan penyelarasan

- Berhenti belajar

- Meletakkan tanggung jawab kepada orang
Biasanya terjadi mulai menyalahkan orang, menyalahkan banyak hal, tidak belajar dari kegagalan, mengajukan alasan, menutupi kelemahan atau kemalasan dengan membenarkan keadaan sebagai kewajaran.

- Mudah menyerah

- Tidak mengelola hidup seperti bisnis yang harus untung

- Terpengaruh oleh pesimisme dan optimisme orang

- Tidak punya mentor/guru yang baik

- Tidak mengetahui jalur yang alami dan mudah
banyak yang tidak tahu jalur alamiah. Apa itu? Diringkas dari seminar Stealth Wealth oleh Roger Hamilton ada beberapa jalur. Jalurnya adalah mengenali tipe apakah Anda? Apakah tipe creator, deal maker, trader, lord.

- Salah melakukan multiple streams if income (MSI)
bentuk kesalahan :
1, orang anggap MSI sebagai kerja tambahan
2. sibuk mengembangkan MSI tanpa memiliki PSI (primary stream of income)
3. memilih risiko padahal bisa memilih low risk, low worker, low time involvement, high thingking, low personal funding, low capital, high service, high personal enjoyment, high growth on educational factor, easily duplicatable

Pada kursus yang ada di http://sekolahpintar.com/courses/


kita bisa mengetahui bagaimana supaya hidup berkualitas, mempunyai peternakan uang khususnya di bidang properti, menjadi manusia yang penuh daya dengan menggunakan keyakinan, merubah hidup manusia dengan kata-kata, membuang kebiasaan buruk, bangkit dari trauma, menggunakan ilmu berpikir supaya mendapatkan hasil yang dahsyat, menuai keajaiban, buang penundaan, menanamkan tindakan, membina hubungan yang akrab dan bergairah.

Intinya sih bagaimana memotivasi supaya Anda bisa kaya dengan cepat dan membuat yang mengejar, widih uang mengejar? Asyik tuh, asyik, asyik.

Untuk membuat kaya dengan cepat adalah dengan memanfaatkan faktor kali, mengusahakan agar uang mengejar dengan memiliki 5 unsur yakni mempunyai nilai tambah (berbuat baik, membantu orang, mengubah kondisi ekternal orang, jujur, mencapai target 100%, hidup), harus dikomunikasikan (beritahu perkembangan bisnis Anda kepada orang, lakukan promosi dan lainnya untuk memuat produk Anda meledak duar!), kepada orang yang tepat, dalam jumlah yang banyak (buat prinsip saat mau membali dan menjual yang membeli minimal 2, biarkan orang mengejar produk untuk berebut barang/jasa yang terbatas) dan dengan cara yang tepat (buat isi, sarana promosi yang tepat beserta dengan waktu dan tempat yang tepat juga).

Ada kendaraan loh untuk mencari uang, apa tuh? Mobil? Motor? Sepeda? Kapal pesiar? Pesawat? Bukan, eh bukan. Tapi pekerja, slef employee, investasi (bisa deposito, properti, reksa dana, saham), bisnis, menggali ide yang menghasilkan, mengenali serta memanfaatkan trend dan investor.

Aduh aku kan ga punya bisnis, tenang aja. Anda bisa memiliki bisnis tanpa modal. Caranya :

  1. menjadi perantara salah satu contohnya dengan menjual dengan menerima titipan yang dijual baru bayar ketika laku
  2. bekerja sama 
  3. berkarir dulu, 
  4. menabung ilmu
  5. mengumpulkan banyak teman
  6. membangun jaringan koneksi
Terus kan sudah dapat nih, uangnya mau dong di ternak? 

Ada 3 prinsip untuk membangun peternakan uang yakni dengan alokasi kesenangan (bukan dengan cara menikmati kesenangan hidup dengan menggadaikan masa depan, ngirit, pelit sampai melilit), alokasi aset, dan menunda kesenangan.

2 comments:

Alamat Website

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...