Thursday, July 30, 2015

Kisah sebelum, saat dan beberapa hari sesudah Lebaran



Aku udah lama tidak nulis dib log ini, setelah lihat di grup facebook komunitas emak2blogger, aku menshare supaya jadi reminder untukku.

Aku mengaktifkan netbook namun eror karena setelah sesuatu. Hehe, syukurnya di restart bisa.


Cuma, disayangkan ada foto atau gambar namun tidak diberi detail. Namun karena di grup ada keterangan warna warni hari raya bersama keluarga jadi aku mencoba meraba-raba dan juga mencoba menganalisa dari website.

Semoga ini tidak membuatku di keluarkan dari komunitas. Karena aku sudah berusaha dulu minta keterangan namun kurang diperdulikan. Semoga ini menjadi masukan untuk semua, khususnya pengurus komunitas.

Namun, walau hanya bisa meraba-raba aku mencoba ikutan dan mengajak turut serta.

Mari ikutan lomba blog ini yang di sponsori oleh Dulux, Warna kemenangan, Warna-Warni Kemenangan 2015, di website, ada informasi kalau selain lomba blog ada kompetisi foto di www.warnawarnikemenangan.com.

Oh ya, Warna-warni kemenangan ada promo berupa potongan harga setiap pembelian produk Dulux senilai 1 juta rupiah.

Lebaran sudah lewat memang, namun ada kenangan sebelum dan saatnya itu berkesan.

Sebelum lebaran, aku bersama mama, dan adik kadang adik adikku serta dibantu pembantuku membuat kue lebaran. Kuenya ada kue kacang, kue corn flakes, dan kue apalah lagi namanya.

Sebelum lebaran, aku bersama mama mencari baju lebaran untukku, bajuku dibantu dipilihkan, sebenarnya aku ingin bebas milih sendiri. Akhirnya terpilihlah baju berwarna hijau, sebuah kerudung, celana panjang hitam, dan kaos lucu bergambar kucing.

Beberapa hari sebelum lebaran, aku masih ke kampus buat konsultasi laporan.

Beberapa hari sebelum lebaran, aku bersyukur bisa cerita sedikit ke saudara dan mengetahui kalau mata silindris tidak menggunakan kacamata itu pusing banget. Tapi pusing ini sudah biasa.

Pembantu mudik beberapa hari sebelum lebaran. Beberapa hari sebelum lebaran, aku mendapat datang bulan yang ini membuat aku bersyukur karena datang bulannya sampai lebaran.

Sehingga, aku bisa menghindari keluar rumah dan menimbulkan fitnah karena kekurang pengetahuan lingkungan mengenai tunanetra yang hingga kini masih membuat aku bingung karena dijadikan bahan perbincangan dan tidak bisa memaksa mereka menerima kondisiku karena dari awal hingga kini mereka terus berkutat dengan pikiran negatifnya, menganggap bohong dan perilaku lainnya. Yah terserahlah.

Namun, ini membuat aku harus membayar hutang dengan segera karena ingat mati. Takut keburu mati terus ditagih hutang.

Cuma yang aku takutkan adalah amalku kurang, aku masih kurang banyak membantu orang, kurang banyak berbuat baik.

Aku menunggu kepastian dengan mendengarkan siding isbat, alhamdulillah jatuh tepat di tanggal 30 Ramadhan itu lebarannya.

Aku bangun pagi sama seperti saat sahur, memanaskan makanan, lalu tidur lagi dan bangun lagi di pagi harinya, makan dan siap-siap untuk sungkeman dan siap-siap pergi.

Saat sungkeman, aku mendapat uang THR sebesar Rp.150.000 dari papa. Alhamdulillah. Kami ke rumah temannya papa.

Saudaraku datang ke rumah, alhamdulillah dapat THR dan kue-kue.

Total semua, 10 persennya aku sedekahkan melalui transfer mobile banking.

Lebaran hari kedua, aku ke rumah saudara, pulangnya dapat THR sebesar Rp.100.000 dan kue, alhamdulillah. Setelah dari rumah saudara kami ke suatu tempat, makan, nah ngantrinya panjang, syukurnya papa melihat mama dan adikku jadi kami motong jalan. Duh maaf ya.

Setelah makan, aku ke mobil bersama ayahku. Aku tiduran di belakang, aku ditinggal, aku mah berani ditinggal sendirian. Aku dibangunkan sama papa karena sudah masuk waktunya sholat Magrib. Aku diminta jalan sendiri.

Sambil nahan sakit dan waspada nabrak, aku berjalan sendiri ke musolla. Saat berjalan, aku mendengar ada yang berkata “Seharusnya itu ka Tyas ga jalan sendiri” yang disahut “Huus”, yah benar juga.

Pulangnya, aku tidur, nah sampai di rumah disalahin, “Kenapa ga bilang kalau mau”. Yah aku tidur.

Esoknya kami di rumah. Esoknya lagi kami ke Subang, pulangnya dapat THR dan makanan, makanannya sempat tertinggal eheheh. Cuma, aku tidak ditawarkan menginap, yah sesuatu. Biarlah.

Terus hingga kini kue lebarannya masih ada. THR yang didapat sebelum lebaran sempat aku belikan task arena tasku sudah sobek, tas itu penting karena aku harus bawa laporan, tesis, netbook, dan lainnya. Namun, sayang, THR sisanya tidak boleh beli dan diamanahkan untuk Tesis, malah dipersalahkan karena dulu membeli headset jauh sebelum THR, kan aku butuh. Padahal THR seharusnya bisa dibelikan yang dimau. Aku mau beli HP Android atau buat modal bisnis.

Tuesday, July 7, 2015

Prestasi Bank BNI


Bank BNI memiliki prestasi yakni :
  • Mempunyai budaya perusahaan (budaya organisasi), visi misi, stuktur organisasi yang pastinya berawal dari sebuah organisasi kecil dan berkembang menjadi perusahaan.
  • Adapun budaya organisasinya yaitu empat Nilai Budaya Kerja (profesionalisme, integritas, orientasi pelanggan, perbaikan tiada henti); dan enam Nilai Perilaku Utama Insan BNI (meningkatkan kompetensi dan memberikan hasil terbaik; jujur, tulus dan ikhlas; disiplin, konsisten dan bertanggungjawab; memberikan layanan terbaik melalui kemitraan yang sinergis; senantiasa melakukan penyempurnaan; kreatif dan inovatif).
  • Mengadakan lomba blog untuk kesekian kalinya.
  • User friendly (nyaman) bagi nasabah tunanetra. Khususnya websitenya yang cukup aksesibel dengan screen reader.
  • Memiliki jaringan kemitraan yakni Kampoeng BNI, Mitra Usaha Binaan Kreatif, fashion dan kerajinan.
  • Memiliki jaringan global yakni BNI Tokyo, BNI Hongkong, BNI London, BNI Osaka, BNI New York, BNI Singapore. Jaringan global ini pastilah butuh proses untuk membuatnya.
  • The Best Remittances Provider of the Year in Southeast Asia selama lima tahun berturut-turut dan Best Cash Management Solution of The Year in Southeast Asia selama tiga tahun berturut-turut dari Alpha Southeast Asia  Magazine, di Kualalumpur pada 23 Januari 2014.
  • Gatot M. Suwondo  CEO PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mendapatkan penghargaan untuk kategori Most Inspirational CEO BUMN dari Mens Obsession Awards 2014 di Jakarta pada 14 Februari 2014.
  • Indonesia Best Overall Corporate Governance, Indonesia Best for Disclosure & Transparency, Indonesia Best for Investor Relations, Indonesia Best for Shareholder's Right and Equitable Treatment, serta Indonesia Best for Responsibilities and Ethical Behaviour of Management and The Board of Director dari majalah Asiamoney Hongkong pada 27 Februari 2014.
  • Best Cash Management Bank for Indonesia dalam Asia-Pacific Country Transaction Bank Awards dari The Corporate Treasurer 2013, Singapura pada 2 April 2014.
  • Memperoleh Sertifikat Akreditasi A atau ISTIMEWA dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), di Jakarta pada 5 Mei 2014. Dimana Bank BNI menjadi bank pertama yang mendapatkan akreditasi tersebut.
  • The Best Emiten Sektor Perbankan dari Majalah Investor di Jakarta pada 8 Mei 2014.
  • The Best Trade Finance Bank in Indonesia & The Leading Counterparty Bank in Indonesia dari The Asian Banker Transaction Banking Awards tahun 2013 dan 2014 di Kuala Lumpur pada 21 Mei 2014.
  • Tujuh penghargaan bergengsi dari 8 kategori kompetisi Contact Center World se-Asia Pacific di Singapura bagi BNI Contact Center Contact pada 2-6 Juni 2014, dimana empat diantarnya memperoleh Peringkat Gold, yaitu Best Analyst, Best Contact Center Support Professional  HR, Best Help Desk, dan Best in Costumer Service.
  • Peringkat Kedua terbaik pada penghargaan Banking Service Excellence Monitor (BSEM) 2014. Sebuah ajang penghargaan yang diberikan oleh Marketing Research Indonesia (MRI) di Jakarta pada 13 Juni 2014.
  • Emiten Terbaik Sektor Keuangan Bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari Busnis Indonesia Award 2014 di Jakarta pada 24 Juni 2014.
  • Most Admired Knowledge Enterprise (MAKE) dari Indonesia MAKE Study 2014 di Jakarta pada hari Rabu tanggal 16 Juli 2014.
  • The Global 2000, The Worlds Largest Public Companies 2014 dari Majalah Forbes di Jakarta pada hari Selasa tanggal 19 Agustus 2014.
  • Gold Achievement OpexCon Award dalam acara Awarding Ceremony Best Project: Indonesia  Best Continuous Improvement Project 2014 di Jakarta pada hari Senin  tanggal 19 September 2014.
  • The Best Local Cash Management Bank in Indonesia, The Best Local Cash Management Bank in Indonesia, The Best Overall Domestic Cash Management  Service menurut polling, dan The Best Overall Cross Border Management Service  dari Majalah Asia Money di Hong Kong pada hari Kamis tanggal 25 September 2014.
  • Peringkat Atas Annual Report Award (ARA) 2014 bagi BNI sebagai BUMN Keuangan Listed dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan BNI untuk kategori Dana Pensiun di Jakarta pada 16 Oktober 2014.
  • The Most Reliable Bank untuk kategori bank Konvensional dengan aset diatas Rp 100 triliun dari Tempo Group dan Indonesia Banking School (IBS) di Jakarta pada tanggal 17 Oktober 2014.
  • Meraih 2 medali emas untuk katagori Best Analys Contact Center dan Best Contact Center Support – HR serta medali perak untuk Best Customer Service in Mid- Size Inhouse dan Medali Perunggu untuk Best Help Desk dalam ajang Contact Center World tingkat dunia yang diselengarakan di Las Vegas, Amerika Serikat pada tanggal 10-15 November 2014.
  • Terdapat simulator uang pada website BNI Tokyo.


Sumber :

Monday, July 6, 2015

Review Karena hidup (tak selalu) Indah

Hari ini aku mendapatkan kiriman buku yang berjudul Karena hidup (tak selalu) Indah.

Berikut reviewnya
Aku mereview bab 6 Hikmah yang berserak di balik masalah dan bab 5 berada di Lingkungan yang tidak tepat.
Kita masuk ke review hikmah yang berserak di balik masalah yuk :
Ada pepatah orang pandai selalu mampu menangkap isyarat. Dalam menyikapi masalah, ada 8 hikmah :
a.Agar yang bersangkutan tahu bahwa Allah mencintainya
tidak jarang Allah menunjukkan cinta dengan memberi masalah supaya tahu betapa cinta Tuhan kepadanya karena dengan masalah itu, hambaNya dipaksa untuk menjadi lebih suci, bersih, bertakwa dan semakin ikhlas.
b.Untuk mengangkat derajat yang bersangkutan
c.Agar yang bersangkutan tidak takabur dan tinggi hati
supaya tidak terkena sindrom fir’aun yang biasa diidap orang yang biasa hidup serba ada, dalam sekejap terpenuhi apa yang dibutuhkan, tidak peka terhadap permasalahan sosial yang dialami oleh orang-orang di sekelilingnya, dan egoisme.
d.Agar yang bersangkutan lebih mendekatkan diri kepada Allah
e.Agar yang bersangkutan tahu bahwa hanya Allah yang Maha kuat
f.Agar yang bersangkutan tahu posisinya di sisi Allah
g.Agar yang bersangkutan mulai merindukan surga
h.Untuk menumbuhkan solidaritas kolektif
sekarang kita masuk ke review lingkungan tidak tepat :
nabi berpesan “Bila memilih tempat beraktivitas dan menjalani hidup, pilih dulu lingkungan yang tepat”. Al-Jar qabla ad-dar. Memilih tetangga dulu, baru menentukan rumah yang akan dijadikan tempat tinggal.
Apabila ingin memilih lokasi dagang harus di lokasi yang tepat dan lingkungan yang bersahabat. Bila memilih kantor, pilih yang memahami kta dan kitapun memahami mereka. Masuk ke organisasi mengetahui AD/ART dan mampu mewadahi kreativitas keorganisasian kita. Ketenangan dan kenyamanan hati saat di dalamnya.
Namun, apabila berada di lingkungan yang tidak tepat. Maka sikap mentallah yang lebih utama, penempatan diri yang tepat membuat kemudahan. Jangan bayar dengan uang untuk pengamanan yang prima tetapi tidak menjaga keharmonisan.
Butuh kearifan,kita tidak patut mempertontonkan yang melebihi batas langgam apalagi melakukan secara mencolok, bila langgam lingkungan hidupnya memang tinggi jangan mengikuti di luar batas kemampuan apalagi sampai menghalalkan segala cara.
Apabila ligkungan persaingan, jangan cepat panas, jangan iri missal saat tetangga beli barang baru sampai rela berhutang untuk menunjukkan kalau mampu membeli apa yang bisa dibeli tetangganya.
Dalam kehidupan rumah tangga, kita terkadang merasa berada di lingkungan yang tidak tepat sehingga kita tidak bisa menempatkan posisi sebagai anak, dan lainnya. Kita sealu merasa dicurigai saat mengambil keputusan, sering disalahkan atau digunjingkan karena melakukan hal tertentu yang tidak sesuai dengan lingkungan keluarga baru kita yang biasa terjadi jika masih hidup bersama orangtua atau metua.
Tips dan trik berada di lingkungan yang tidak tepat :
a.Nabi dan Rasul terpaksa hidup di lingkungan yang tidak tepat, kemampuan mereka dalam menentukan sikap membuat berhasil meraih simpati
b.banyak orang sukses yang mula-mula tidak mendapat dukungan dari lingkungan, namun mereka berhasil memberikan bukti nyata sehingga membuat orang yang semula meragukan justru menjadi pengikut mereka
c.menjunjung tinggi kearifan lokal
d.hidup berkualitas tidak selalu bergelimang harta, berada di lingkungan yang serba mewah, tidak ramah lingkungan, tidak memiliki kepekaan lingkungan serta tidak mempunyai harmoni yang seimbang yang membuat neraka baru dalam surge virtual yang diciptakan sendiri
e.melalaikan lingkungan, orang sekitar akan anggap kita tidak membumi, dianggap melupakan tempat berpijak.

Catatan : aku mohon maaf karena tidak mereview banyak karena mataku sakit membacanya, kepala pusing dan mual. Ini aja bacanya sambil kesakitan.


Saturday, July 4, 2015

Saran untuk Sosialisasi Keuangan Syariah

Sosialisasi Keuangan Syariah seharusnya dengan :

Mengganti nama keuangan syariah dengan nama yang enak didengar, mungkin bisa diganti dengan sistem keuangan Islami
Tidak menyebarluaskan kabar melalui tulisan, telepon atau langsung tanpa seizin penulis karena kabar bisa berawal dari prasangka yang ketika disebarkan malah menjadi fitnah. Seperti contohnya, aku pernah mendengar “Muamalat dijadikan senjata”. Aku jadi teringat bahwa pernah menulis mengenai Bank Muamalat untuk lomba blog di edisi pertama.
Melakukan penyuluhan secara langsung dengan pemberdayaan masyarakat dimulai dari kelas bawah yang merambah ke kelas menengah lalu ke kelas atas.
Membuat iklan yang tidak menjatuhkan Bank yang menggunakan sistem Keuangan Syariah ataupun konvensional.

Iklan dibuat semenarik mungkin dengan menggunakan ilmu Psikologi Advertising serta bekerja sama dengan dengan orang yang ahli dibidangnya, khususnya orang yang berlatar belakang pendidikan Psikologi yang telah melakukan uji coba terhadap iklan yang akan dipasarkan ke masyarakat dengan melihat faktor kenyamanan yang mendengar dan atau melihat iklan.

Iklan dilakukan di media massa seperti televisi, radio, dan iklan dilakukan melalui media cetak seperti majalah cetak, majalah online, koran cetak, koran online, dan lain-lain. Iklan disiarkan dengan apa adanya, tidak melebih-lebihkan produk Keuangan Syariah.

Iklan di televisi, tidak hanya terbatas pada iklan saat jeda acara, namun masuk ke acara-acara yang berlangsung di televisi.

Bahasa iklan tidak berat, ringan, bahasa yang general dan dapat dipahami oleh semua kalangan yang disertai dengan sedikit bercanda sehingga ada nilai menghibur. Apabila menggunakan istilah dan atau akronim, maka dijelaskan secara detail dan menggunakan bahasa yang ringan dan gurih.

Iklan tidak hanya itu-itu saja, setiap periode dilakukan inovasi yang ide-idenya dan tata caranya bisa didapat dari siapa saja, dimana saja yang tertampung.

Menyebarkan brosur ke rumah-rumah. Isi brosur mengenai produk dari Keuangan Syariah.
Menyebarkan brosur di tempat-tempat perbelanjaan baik di pasar tradisional, maupun di Mall-mall.
Menyebarkan brosur di sarana transportasi seperti bandara, stasiun, terminal, pelabuhan, travel-travel yang dilakukan secara langsung, ditempel, dititipkan di tempat yang strategis.

Mengirim orang dengan surat-surat untuk melakukan promosi mengenai produk Keuangan Syariah ke rumah-rumah. Orang yang dikirim adalah seorang Sales keliling yang telah dibekali pengetahuan mengenai produk, yang akan lebih baik lagi apabila sudah berpengalaman dibidangnya, dan dibekali dengan kemampuan-kemampuan dalam bidang Sales dan Marketing yang bisa ditingkatkan dengan mengikuti seminar-seminar dan workshop.
Membuka forum diskusi dan perdebatan mengenai Keuangan Syariah yang perdebatan diselesaikan dengan musyawarah mufakat, menerima kritik dan saran yang masuk dijadikan bahan untuk memperbaiki sosialisasi Keuangan Syariah menjadi lebih baik.
Melakukan lomba blog mengenai Keuangan Syariah. Lomba tidak dibatasi dengan jumlah kata minimal 3000 kata karena ada blogger yang sulit menambah kata-kata dan terkadang berkesan memaksa karena bahasanya jadi aneh.
Menyebarkan informasi mengenai Keuangan Syariah melalui jejaring sosial dan melalui blogger. Melalui blogger bisa dengan mengadakan acara di Bank dan atau penyelenggara Keuangan Syariah, acara dikirim melalui pendiri atau pengurus komunitas blog.
Melakukan pelatihan melalui tahapan dan tata cara dalam penggunaan produk-produk yang ada dalam Keuangan Syariah.
Tidak mengatakan pasti, atau kata insya Allah (soalnya ada orang yang tidak menyukai penggunaan insya Allah dikarenakan ada orang yang menyalahgunakan kata ini) dan menggantinya dengan kami tidak berjanji, namun akan kami usahakan semampu kami untuk memenuhi apa yang pelanggan inginkan. Istilahnya, tidak menyebar janji.

Friday, July 3, 2015

Review Psikologi Islam

Hai kali ini aku hendak mereview yang akan aku setor ni salah satunya ke http://yukmembacabukuislami.blogspot.com/2014/12/islamic-reading-challenge-isrc-2015.html.

Dulu, orang memisahkan antara agama dan Psikologi. semenjak mendengar ada buku Psikologi dan mati suri, mengikuti seminar mengenai makna hidup (logoterapi) dan membaca buku ini membuat sesuatu.

Buku yang aku review ini judulnya Psikologi Islam. Mohon maaf tidak ada identitasnya karena buku didapat dalam bentuk txt tanpa identitas buku.

Berikut reviewnya

SENI KEPIMPINAN
Seni kepemimpinan telah banyak diajarkan mulai dari rangkaian
Mitologi Yunani, Tao dan Sun Tzu dari Cina, Nasihat Bagi Penguasanya Al
Ghazali, Sang Penguasanya Niccolo Machiavelli, Hasta Brata, Raja Wedhatama dari Jawa.  The Art of The Leader-nya William A. Cohen, dan The Charismatic Leader-nya Jay A. Conger dan sebagainya.

Al Ghazali mengawali nasihatnya dengan mengemukakan dua hal mengenai mempertahankan kekuasaan, yaitu jangan pernah melakukan sesuatu tanpa perhitungan dan selalu konsisten serta tak pernah meralat.

Supaya berwibawa, seorang raja harus memiliki, raja harus memegang teguh satu kata dan perbuatan. Ucapannya bagaikan ucapan seorang pendeta sakti nan manjur yang segera menjadi kenyataan. Ludahnya ludah api yang sekali dilontarkan langsung mewujudkan keinginannya. Ucapannya konsisten dan tidak mencla-mencle. Tidak pagi tempe, sore mentah kembali menjadi kedelai.

Seorang pemimpin tidak boleh berkata atau bertindak ngawur, karena dampaknya sangat luas bagi rakyat banyak yang tak berdosa.


MEMELIHARA BIBIT CINTA

Dalam hal cinta, ada seorang lelaki yang jika jatuh cinta kepada seorang wanita, ia
merasa harus menguasai dan memonopoli secara total lahir batin, tidak boleh sedikitpun si wanita memiliki perhatian kepada selain dirinya dengan menjadi sangat pecemburu, dan jika ia gagal memilikinya, ia memilih menghancurkan.

Namun, di sisi lain, ada seorang lelaki pecinta yang sangat penuh pengertian, ia sangat memaklumi dan sangat memaafkan atas kekurangan kekasihnya. Ia bukan saja tidak bermaksud menguasai tetapi justeru selalu ingin memberi kepada
kekasihnya apa yang menjadi keinginannya.

HATI DALAM PERSPEKTIF ISLAM
Imam Gazali dalam Ihya Ulumuddin membuat bab khusus yang membahas Keajaiban Hati (`Ajaib al Qalb).

Menurut Al Gazali kemuliaan martabat manusia disebabkan karena kesiapannya
mencapai makrifat kepada Allah, dan hal itu dimungkinkan karena adanya hati.

Hubungan hati dengan angauta badan dipandang sebagai ilmu lahir, sementara akses hati ke alam langit (`alam al malakut) masuk kategori ilmu batin dimana didalamnya sarat dengan rahasia dan keajaiban.

Al Gazali mengatakan bahwa hati mempunyai dua unit tentara (junudun mujannadah), yaitu unit yang dapat dilihat dengan mata kepala dan yang satu hanya dapat dilihat dengan mata hati.

Yang pertama adalah anggota badan, sedang yang kedua adalah daya-daya; daya penglihatan, daya pendengaran, daya hayal, daya ingat, daya fikir dan daya hafal, yang bekerja dengan sistem yang sangat sophisticated dan hanya Allah yang mengetahui hakikatnya.

Dari kombinasi tentara lahir dan batin itu dapat lahir kehendak (iradah), marah (ghodob), keinginan (syahwat), pengetahuan (ilmu), dan persepsi (idrak).

Hati juga diibaratkan sebagai pesawat pemancar (dzauq) yang dapat
menangkap sinjal-sinyal yang melintas.

Sedangkan orang yang suka mencampuradukkan perbuatan baik dengan perbuatan dosa, hatainya kacau bagaikan cermin yang retak, yang jika digunakan akan menghasilkan gambaran yang tidak benar.

Hati yang sudah tumpul karena baterainya lemah seyogyanya diisi dengan mujahadah dan riyadlah.

Kata Al Gazali orang yang tidak mengenal hati sendiri, pasti ia lebih tidak tahu lagi tentang hal lain.



MEMBANGUN MASYARAKAT
Konsep Masyarakat
a. Pengertian Masyarakat
Istilah masyarakat berasal dari bahasa Arab musyarakah. Dalam bahasa Arab sendiri masyarakat disebut dengan sebutan mujtama`, yang menurut Ibn Manzur dalam Lisan al `Arab mengandung arti (1) pokok dari segala sesuatu, yakni tempat tumbuhnya keturunan, (2) kumpulan dari orang banyak yang berbeda-beda.

Sedangkan musyarakah mengandung arti berserikat, bersekutu dan saling bekerjasama.

Jadi dari kata musyarakah dan mujtama` sudah dapat ditarik pengertian bahwa masyarakat adalah kumpulan dari orang banyak yang berbeda-beda tetapi menyatu dalam ikatan kerjasama, dan mematuhi peraturan yang disepakati bersama.

Teologi Masyarakat
Manusia itu sendiri diciptakan Tuhan terdiri dari lelaki dan perempuan, bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar mereka saling mengenal (dan saling memberi manfaat), lita`arafu (QS 49:13).

Dari Maqasid as Syari`ah (filsafat Hukum Islam) yang menyebut al kulliyyat al khamsah
misalnya, mengambarkan konsep masyarakat dimana setiap individu harus dijamin hak-haknya dimana Pemerintah atau ulil amri sebagai wakil masyarakat yang tertinggi berkewajiban melindungi jiwa (khifdz an nafs) , hak kepemilikan harta (khifdz al mal), hak akal (khifsz al `aql atau hak intelektual), hak beragama (khifdz ad din atau hak berkeyakinan) dan hak memelihara kesucian keturunan (khifdz an nasl).

Menurut al Qur’an, meski masyarakat itu merupakan kerjasama horizontal antar manusia,
tetapi ia merupakan bagian dari hubungan vertikal dengan Tuhan. Oleh karena itu di dalam bermusyarakah (bermasyarakat) juga ada dimensi teologis, misalnya; salat menjadi tidak relevan jika melupakan komitmen sosial.

Dari hadis Nabi juga dapat diketahui bahwa rahmat Allah itu harus dipancing dengan
komitmen sosial; irhamu man fi al ardhi yarhamukum man fi as sama’. Kontrak sosial dalam pernikahan juga bersifat vertikal dan horizontal, istahlaltum furujahunna bi kalimatillah wa akhaztumuhunna bi amanatillah.artinya; kalian dihalalkan menyetubuhi istrimu dengan nama Alloh, dan kalian mengambil tanggung jawab atas isteri dengan amanat dari Alloh.

Manusia tidak dibiarkan begitu saja oleh Tuhan, tetapi Menurut al Qur’an, Allah selalu hadir dalam kehidupan masyarakat (mengawasi); inna rabbaka labi al mirshad (Q/89:14)

KEMUKJIZATAN AL QUR’AN
Al Qur’an sebagai mukjizat dapat dilihat dari bahasa dan isinya. Mukjizat artinya sesuatu
yang mengalahkan argumen orang yang tidak percaya. Bahasa al Qur’an sangat tinggi
mutunya , mengalahkan semua puisi, sastra dan sya`ir.

Semakin digali kedalaman bahasanya semakin ditemukan rahasia-rahasia yang tersembunyi di dalamnya.

Kemukjizatan isi al Qur’an juga telah dan akan selalu terbukti. Jika suatu masa ada orang yang mengemukakan kekeliruan isi Al Qur’an (misalnya tentang nama, tempat, waktu, atau konsistensi) maka pada periode berikutnya akan ditemukan tafsiran baru yang menjawab kesalah fahaman itu.

S I L A T U R R A H M I

Ada dua hal;
1.      Tradisi lebaran yang sudah ratusan tahun. Tradisi mempunyai kekuatan luar biasa dalam menggerakkan aktifitas sosial. Tradisi juga menjadi benteng dari nilai-nilai budaya.
2.      Tradisi mudik menjadi lebih kuat karena di dalamnya ada nuansa agama, yaitu silaturrahmi. Manusia adalah makhluk sosial, oleh karena itu dorongan untuk bertemu keluarga dan teman-teman lama di kampung halaman berasal dari fitrah sosialnya. Bagi santri, mudik menjadi bernuansa religius karena silaturrahmi memang perintah agama. Secara harfiah, silaturrahmi artinya menyambung persaudaraan atau menyambung tali kasih sayang.

Agama melarang jotekan atau marahan.

Suami isteri yang sedang marahan oleh agama ditolerir hanya selama tiga hari. Lebih dari tiga hari mereka diancam dengan dosa.

Dengan silaturrahmi, fitnah bisa diredam, salah faham bisa terkoreksi, permusuhan bisa menurun.

Menurut hadis Nabi, siaturrahmi mengandung dua kebaikan, yaitu menambah umur dan
menambah rizki.

Silaturrahmi akan menambah makna umur kita karena di dalamnya ada unsur perkenalan, publikasi, belajar, apresiasi disamping rizki.

Yang kedua silaturahmi bisa menambah rizki. Rizki dari silaturrahmi bisa bisa berupa uang, makanan, persaudaraan, jaringan, pekerjaan, jodoh, besanan, pengalaman, ilmu dan sebagainya.

Rizki itu sendiri artinya semua hal yang berfaedah (kullu ma yustafadu). Uang yang kita terima menjadi rizki jika ia membawa faedah. Kenaikan pangkat menjadi rizki jika membawa faedah.

Isteri atau suami adalah rizki jika membawa faedah. Jika kesemuanya itu tidak membawa faedah meski jumlahnya banyak, maka itu bukan rizki, tetapi bencana.

Betapa banyak orang ketika penghasilannya pas-pasan hidupnya berbahagia dengan anak isterinya, tetapi ketika naik pangkat dan penghasilannya besar justeru kelakuannya menjadi berubah dan akhirnya keluarganya menjadi berantakan.

Nah naik pangkat dan uang banyak itu ternyata belum tentu menjadi rizki keluarga, sebaliknya malah menjadi bencana baginya.
Lalu bagaimana caranya bersilaturahmi ? ada empat cara :
1.      kirim salam
2.      kirim surat, surat biasa atau kartu lebaran
3.      berkunjung, bertatap muka
4.      meski tidak mudik tetapi jika bingkisannya nyampai, weselnya nyampai, itu juga silaturrahmi.

Nah yang paling sempurna adalah gabungan dari empat cara itu; jauh-jauh sudah kirim salam, kemudian disusul surat atau telpon bahwa akan mudik, tolong di jemput di stasiun, ketiga benar-benar mudik sekaligus membawa tentengan.

Bohong, bergunjing, gossip, fitnah, adu domba, bertengkar, maksiat dan semua yang tercela secara keras tidak boleh dikerjakan selagi dalam bulan puasa.

KONSELING PERKAWINAN ISLAMI
Oleh : Prof. Dr. Achmad Mubarok, MA
Disampaikan dalam Diklat Calon Penghulu, diselengggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan
Jakarta (Departemen Agama, Jum`at 14 Juli 2006)

Pengertian konseling
Konseling adalah usaha membantu orang yang sedang mengalami ganguan kejiwaan agar
mereka bisa memutuskan sendiri apa yang terbaik bagi mereka. Yeng membantu disebut
konselor, yang dibantu disebut klien. Seorang konselor bukan subyek, karena konselor hanya membantu, subyeknya adalah klien itu sendiri dan obyeknya adalah masalah yang dihadapi.

Yang dapat dilakukan oleh seorang konselor antara lain membantu klien untuk ;
1. memahami diri sendiri
2. mengukur kemampuannya
3. mengetahui kesiapan dan kecenderungannya
4. memperjelas orientasi, motivasi dan aspirasinya,
5. mengetahui kesulitan dan problem lingkungan dimana ia hidup, serta peluang yang terbuka baginya
6. membantu menggunakan pengetahuan tersebut (1 s/d 5) untuk menetapkan tujuan yang paling kongkrit bagi dirinya
7. mendorong klien untuk berani mengambil keputusan yang sesuai dengan kemampuannya, dan memanfaatkan se optimal mungkin potensi yang ada pada dirinya untuk merebut peluang yang terbuka.

Jika klien nya orang awam, konseling dibutuhkan untuk :
1. membantu pengembangan diri dan memilih gaya hidup (life style) yang sesuai dengan
aspirasinya
2. menjaga agar mereka tidak terjatuh pada keadaan merasa tidak wajar dan tidak bahagia
3. membantu menentukan pilihan-pilihan
4. membantu meringankan perasaan, frustrasi dn sebangsanya.

Sistematika Terapi Psikologis Dalam Konseling Islami
Seorang klien yang semula mengidap rasa keterasingan, asing dari diri sendiri, asing dari
problem yang dihadapi, asing dari lingkungan hidupnya sehingga ia tidak tahu masalahnya dn tidak berani mengambil tindakan bahkan tidak lagi tahu apa yang diinginkan, dapat dibantu memecahkan persoalannya dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. diajak memahami realita apa sebenarnya yang sedang dihadapi, mislnya ditinggal mati orang yang dicintai, dicerai suami, kehilangan jabatan, kehilangan harta, kehilangan kekasih, sakit yang berkepanjangan, dikhiananti bawahan, dizalimi oleh orang yang selama ini dibantu dan sebagainya; bahwa realita itu adalah benar-benar realita dan harus diterima, suka atau tidak suka karena itu memang realita.
2. Diajak kembali mengenali siapa dirinya, apa posisinya, dan apa kemampuan-kemampuan yang dimiliki. Misalnya diingatkan bahwa ia adalah seorang ayah dari anak-anak yang membutuhkan kehadirannya. Atau bahwa kepandaiannya banyak dibutuhkan orang lain, atau bahwa dia adalah hamba Allah yang tidak bisa menghindar dari kehendak Nya, dan apa yang dialami adalah bagian dari kehendak Nya yang kita belum tahu apa maksud dan hikmahnya.
3. Mengajak klien memahami keadaan yang sedang berlangsung di sekitarnya, bahwa keadaan memang selalu berubah; misalnya perubahan nilai, perubahan struktur, perubahan zaman, dan bahwa perubahan adalah sunnatullah yang tidak bisa ditolak, tetapi yang penting bagaimana kita mensikapi dan mengantisipasi perubahan itu.
4. Diajak untuk meyakini bahwa Tuhan itu Maha Adil, maha Pengasih, maha Mengetahui, maha Pengampun, dan semua manusia diberi peluang oleh Tuhan. Juga diajak meyakini bahwa dengki, iri hati dan putus asa adalah tercela dan tidak berguna. Bahwa berbuat dan salah itu lebih baik daripada tidak berbuat karena takur salah.

Wilayah Konseling Perkawinan
Problem diseputar perkawinan atau kehidupan berkeluarga biasanya berada di sekitar;
1. Kesulitan memilih jodoh, suami atau isteri
2. ekonomi yang kurang mencukupi
3. perbedaan watak, temperamen dan karakter yang terlalu tajam antara suami dan isteri
4. ketidak puasan dalam hubungan seksual
5. kejenuhan rutinitas
6. hubungan antar keluarga besan yang kurang baik
7. ada orang ketiga, WIL atau PIL
8. masalah harta warisan
9. dominasi orang tua/mertua
10. kesalah pahaman antara suami isteri
11. poligami
12. perceraian

Penghulu yang ideal
Penghulu bukan hanya petugas pencatat nikah, tetapi jabatan kepenghuluan memiliki wilayah horizontal dan vertical. Oleh karena itu idealnya seorang penghulu bukan saja menguasai bidang-bidang tersebut diatas (1 s/d 12) tetapi juga menguasai psikologi keluarga, yang dengan itu penghulu bukan hanya bisa memberi nasehat perkawinan, tetapi juga bisa menjadi konselor perkawinan.

Seorang klien terkadang tidak membutuhkan nasehat, tetapi hanya butuh tempat curah perhatian (curhat), karena begitu curhat beban menjadi ringan. Jika sudah merasa ringan kok dinasehati, maka nasehat itu sendiri menjadi beban.

PSIKOLOGI AMANAH
Ada dua term yang berdekatan yaitu Siddiq dan Amanah. Shiddiq berarti benar dan jujur
sedangkan amanah berarti bertanggungjawab.

Amanah lebih merupakan aplikasi tanggungjawab dalam kehidupan. amanah lebih
mengedepankan tanggungjawab dan sadar akan resiko, oleh karena itu orang yang amanah akan menseleksi apa-apa yang bisa dikatakan sejujurnya dan apa-apa yang tidak perlu dikatakan.

Sifat amanah dan contoh orang jujur disebut dalam Quran adalah Nabi Muhammad dan Nabi Musa. Pada masa mudanya Muhammad diberi gelar oleh masyarakatnya dengan sebutan al-Amin. Muhammad al- Amin artinya orang yang amanah. yang dapat dipercaya. Predikat ini diberikan oleh masyarakat karena belum pernah menjumpai Muhammad berdusta. Apapun yang dikatakan oleh Muhammad, masyarakat pasti percaya. Karena selama hidupnya muhammad tak pernah dijumpai berdusta. Sementara Nabi Musa disebut juga sebagai sosok yang kuat dan jujur (al qawiyyu al amin Q/al Qasas:26).

Contoh amanah :
(a) Bisa memikul tanggungjawab dari apa yang menjadi kewajibannya
(b) Menempatkan orang dalam tugas sesuai dengan kapabilitasnya bukan karena pertimbangan keuntungan yang tersebunyi atau nepotisme
(c) Jika diberi titipan ia bisa menjaga apa yang dititipkan dalam keadaan utuh
(d) Jika menjalankan tugas ia tidak mengambil keuntungan pribadi dari tugas itu (korupsi)
(e) Tidak menyembunyikan apa-apa yang mestinya dibayarkan baik menyangkut hubungan dengan Tuhan (zakat) dengan negara (pajak) maupun dengan keluarga (nafkah).
(f) Mampu menyimpan apa yang harus dirahasiakan, baik rahasia tugas maupun rahasia kehormatan.
(g) Jika berjanji ia menunaikan janjinya.

Sebagaimana diketahui dalam sejarah keilmuan Islam tidak muncul ilmu semacam psikologi yang berbicara tentang tingkah laku.

Jiwa dalam sejarah keilmuan Islam dibahas dalam ilmu akhlak dan ilmu tasawuf. Apa yang dilakukan oleh para kyai barangkali memang tidak ilmiah, tetapi tak terbantah juseru banyak yang bernilai tepat guna, karena sesuai dengan kejiwaan klien yang santri.

Hingga hari ini masih banyak orang mencari kependekaan alternatip setelah gagal menjalani terapi modern melalui konselor psikologi.

Karakteristik Psikologi Islam
Jika psikologi merupakan hasil pemikiran dan laboratorium yang menghasilkan hukum-hukum kejiwaan manusia, Psikologi Islam merumuskan hukum-hukum kejiwaan pertama melalui teks wahyu, yakni apa kata al Qur’an (dan hadis) tentang jiwa.

Selanjutnya ulama Psikologi Islam ini berijtihad dengan penghayatan atas jiwa sendiri dan orang lain (menjadikan diri sendiri menjadi obyek penghayatan), sementara teori-teori psikologi modern dijadikan alat bantu dalam memahami sumber wahyu.

Jika tugas psikologi itu hanya mengungkap makna tingkah laku, meramalkan dan mengendalikan tingkah laku, maka tugas Psikologi Islam menambahnya dengan berusaha membentuk tingkah laku yang baik (akhlak) hingga jiwa seseorang dapat merasa dekat dengan Tuhan  (tasawuf).

Jika psikologi Barat hanya berdimensi horizontal, psikologi Islam melengkapinya dengan dimensi vertikal.

Konseling Islami
Ciri healing dan konseling Islam adalah pada menggunakan getar iman (daya rohaniah) dalam mengatasi problem kejiwaan.

Oleh karena itu maka terapi sabar, tawakkal, ikhlas, itsar, sadaqah,
ridla, cinta, ibadah, suluk, zikir, jihad dan lain-lainnya pasti digunakan sesuai dengan
problemnya.

Problem Pemahaman
Yang menjadi problem diatas ialah bahwa psikolog muslim masih
memahaminya sebagai term akhlak dan tasauf, bukan sebagai term psikologi.

Tawakkal menurut tasawuf lebih menekankan kepasrahannya, sementara menurut psikologi justru lebih menekankan kesiapan komprehensip menghadapi tugas.

Sabar menurut nuansa tasauf lebih menekankan pada menerima dengan pasif, sementara menurut psikologi sabar justeru merupakan dinamika kerja di medan sulit. Demikian juga term-term lain, menjadi sangat berbeda ketika dilihat dari sudut yang berbeda. Disinilah tantangan ilmu Psikologi Islam. Diperlukan dialog dan interaksi antara konsep perilaku horizontal dengan konsep orientasi vertikal. Insya Allah 20-30
tahun mendatang, interaksi dua kutub ini akan menghasilkan psikologi mazhab kelima yang sudah bisa diterima oleh semua kalangan ilmiah.

PERUBAHAN CARA PANDANG MASYARAKAT INDONESIA TENTANG
KELUARGA: PERSPEKTIF PSIKOLOGI ISLAM

Perubahan (berkurang atau bertambah) adalah fungsinya sejalan dengan perubahan budaya masyarakat. Kebudayaan adalah konsep, gagasan, ide, norma dan keyakinan yang dianut oleh masyarakat dalam waktu yang lama dan kemudian mewujud dalam bentuk karya budaya.

Perubahan konsep tentang sesuatu akan mengubah cara pandang seseorang/masyarakat tentang berbagai hal yang terkait, selanjutnya mengubah perilaku, dan berakhir dengan perubahan struktur dari masyarakat itu.

A. Konsep Keluarga Islami
Semua agama dan hampir semua budaya menganut nilai kesucian dalam keluarga, kecuali pada sekelompok kecil masyarakat ultra modern. Yang berbeda adalah konsep kesucian/kesakralan yang dianut; kesucian mistis, kesucian tradisi, kesucian etos dan kesucian religious.

Dalam pandangan Islam, adanya laki-perempuan dimana yang satu tertarik kepada yang lain adalah sudah menjadi sunnatullah, tidak bisa diubah atau diganti. Nilai kesucian keluarga dalam Islam adalah bahwa penghalalan hubungan antar laki-perempuan dan kemudian menjadi suami isteri tidak saja harus menempuh jalur horizontal, tetapi juga jalur vertikal, yakni dengan nama Allah Yang Maha Suci, dan selanjutnya hubungan seksual antara suami dan isteri itu kemudian bermakna ibadah.

 Secara tekstual hal itu dingkapkan oleh hadis Rasul yang berbunyi;
akhadztumuhunna bi amanati Allah wa istahlaltum furujahunna bi ismi Allah. Laki-laki
mengambil wanita sebagai isterinya dengan kontrak amanat dari Allah, dan dihalalkan farjinya
untuk disetubuhi dengan atas nama Allah.

Kesucian keluarga dalam Islam berpangkal dari konsep kesucian pergaulan dan kesucian nasab, kemudian mengembang dalam sistem; seperti adanya (a) konsep aurat, (b) konsep muhrim, (c) konsep kesetiaan, (d) konsep birr al walidain,
yang juga diatur dalam sistem hukum.

A.1.Konsep aurat
Secara fitri manusia mengenal aurat, yakni sesuatu yang dirasa tidak layak (memalukan) dilihat oleh orang lain.

Konsep aurat merupakan perwujudan dari konsep kesucian pergaulan. Aurat
fisik lelaki adalah batas antara pusat dan lutut, aurat fisik wanita adalah seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan.

Aurat keluarga meliputi (1) hal-hal yang merupakan kekurangan dari
masing-masing suami atau isteri (2) kehidupan seksual, (termasuk kamar tidur).

Aurat batin mencakup fikiran buruk, niat buruk dan persangkaan yang buruk.

Aurat fisik ditutup dengan pakaian, aurat seksual ditutup dengan dinding/pintu dan mulut. Kamar tidur suami isteripun sebenarnya merupakan semi aurat, oleh karena itu tingkat privilege nya sangat tinggi.

Menurut al Qur’an, anakpun tidak dibolehkan bebas keluar masuk kamar tidur orang tua,
sekurang-kurangnya pada tiga waktu, yaitu sebelum subuh, saat-saat ganti pakaian lepas lohor dan sebelum Isya, itulah tiga waktu `aurat tsalatsu `auratin lakum , kata al Qur’an (Q/24:58).

Menurut hadis Nabi, tempat tidur suami tidak boleh dipinjamkan untuk tidur orang lain, an la yuthi’na furusyakum man takrahun (H.R. Ibn. Majah dan Turmuzi).

Nabi juga sangat keras mengingatkan bahayanya aurat saudara ipar (al hamw al maut).

A.2. Konsep muhrim
Dari akad nikah maka muncul daftar baru orang yang tidak boleh dinikahi (muhrim), yaitu mertua/mantu, disamping yang berhubungan darah (bapak/ibu ke atas, anak ke bawah, saudara dan keponakan ke samping.

Konsep muhrim merupakan perwujudan dari konsep kesucian pergaulan dan konsep kesucian nasab.

Menurut etika Islam, seorang wanita tidak boleh bepergian tanpa didampingi muhrim. Menurut hadis Nabi, wanita yang bepergian sendirian dalam keadaan gelisah adalah umpan syaitan.

Muhrim adalah orang yang memiliki kelonggaran untuk bergaul yang oleh karena itu leluasa untuk melindungi, fisikal atau psikologi, dari gangguan fisik atau gangguan psikologis.

Kekurangan : curhat bukan perhatian tapi curahan hati
Kelebihan : ulasannya menarik.



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...