Monday, July 6, 2015

Review Karena hidup (tak selalu) Indah

Hari ini aku mendapatkan kiriman buku yang berjudul Karena hidup (tak selalu) Indah.

Berikut reviewnya
Aku mereview bab 6 Hikmah yang berserak di balik masalah dan bab 5 berada di Lingkungan yang tidak tepat.
Kita masuk ke review hikmah yang berserak di balik masalah yuk :
Ada pepatah orang pandai selalu mampu menangkap isyarat. Dalam menyikapi masalah, ada 8 hikmah :
a.Agar yang bersangkutan tahu bahwa Allah mencintainya
tidak jarang Allah menunjukkan cinta dengan memberi masalah supaya tahu betapa cinta Tuhan kepadanya karena dengan masalah itu, hambaNya dipaksa untuk menjadi lebih suci, bersih, bertakwa dan semakin ikhlas.
b.Untuk mengangkat derajat yang bersangkutan
c.Agar yang bersangkutan tidak takabur dan tinggi hati
supaya tidak terkena sindrom fir’aun yang biasa diidap orang yang biasa hidup serba ada, dalam sekejap terpenuhi apa yang dibutuhkan, tidak peka terhadap permasalahan sosial yang dialami oleh orang-orang di sekelilingnya, dan egoisme.
d.Agar yang bersangkutan lebih mendekatkan diri kepada Allah
e.Agar yang bersangkutan tahu bahwa hanya Allah yang Maha kuat
f.Agar yang bersangkutan tahu posisinya di sisi Allah
g.Agar yang bersangkutan mulai merindukan surga
h.Untuk menumbuhkan solidaritas kolektif
sekarang kita masuk ke review lingkungan tidak tepat :
nabi berpesan “Bila memilih tempat beraktivitas dan menjalani hidup, pilih dulu lingkungan yang tepat”. Al-Jar qabla ad-dar. Memilih tetangga dulu, baru menentukan rumah yang akan dijadikan tempat tinggal.
Apabila ingin memilih lokasi dagang harus di lokasi yang tepat dan lingkungan yang bersahabat. Bila memilih kantor, pilih yang memahami kta dan kitapun memahami mereka. Masuk ke organisasi mengetahui AD/ART dan mampu mewadahi kreativitas keorganisasian kita. Ketenangan dan kenyamanan hati saat di dalamnya.
Namun, apabila berada di lingkungan yang tidak tepat. Maka sikap mentallah yang lebih utama, penempatan diri yang tepat membuat kemudahan. Jangan bayar dengan uang untuk pengamanan yang prima tetapi tidak menjaga keharmonisan.
Butuh kearifan,kita tidak patut mempertontonkan yang melebihi batas langgam apalagi melakukan secara mencolok, bila langgam lingkungan hidupnya memang tinggi jangan mengikuti di luar batas kemampuan apalagi sampai menghalalkan segala cara.
Apabila ligkungan persaingan, jangan cepat panas, jangan iri missal saat tetangga beli barang baru sampai rela berhutang untuk menunjukkan kalau mampu membeli apa yang bisa dibeli tetangganya.
Dalam kehidupan rumah tangga, kita terkadang merasa berada di lingkungan yang tidak tepat sehingga kita tidak bisa menempatkan posisi sebagai anak, dan lainnya. Kita sealu merasa dicurigai saat mengambil keputusan, sering disalahkan atau digunjingkan karena melakukan hal tertentu yang tidak sesuai dengan lingkungan keluarga baru kita yang biasa terjadi jika masih hidup bersama orangtua atau metua.
Tips dan trik berada di lingkungan yang tidak tepat :
a.Nabi dan Rasul terpaksa hidup di lingkungan yang tidak tepat, kemampuan mereka dalam menentukan sikap membuat berhasil meraih simpati
b.banyak orang sukses yang mula-mula tidak mendapat dukungan dari lingkungan, namun mereka berhasil memberikan bukti nyata sehingga membuat orang yang semula meragukan justru menjadi pengikut mereka
c.menjunjung tinggi kearifan lokal
d.hidup berkualitas tidak selalu bergelimang harta, berada di lingkungan yang serba mewah, tidak ramah lingkungan, tidak memiliki kepekaan lingkungan serta tidak mempunyai harmoni yang seimbang yang membuat neraka baru dalam surge virtual yang diciptakan sendiri
e.melalaikan lingkungan, orang sekitar akan anggap kita tidak membumi, dianggap melupakan tempat berpijak.

Catatan : aku mohon maaf karena tidak mereview banyak karena mataku sakit membacanya, kepala pusing dan mual. Ini aja bacanya sambil kesakitan.


2 comments:

Alamat Website

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...