Saturday, January 24, 2015

Tana Toraja Lomba Blog Pegipegi

Setelah aku menulis di blog mengenai Medan dan Kalimantan Barat, kali ini di blog aku menulis mengenai Tana Toraja dengan misi budaya dan pendidikan.

Di Tanah Toraja terdapat Kabupaten Enrekang di daerah Sulawesi Selatan yang terletak di Negara Indonesia. Tana Toraja memiliki bentang alam yang mengandung kearifan lokal dari penduduknya.




Tana Toraja, sebuah tempat yang dapat diraih dengan ke kota Makassar terlebih dahulu dan disambung ke Rantepao dengan menggunakan transportasi bus.

Tana Toraja berasal dari kata Tana yang berarti negeri dan Toraja yang berasal dari kata Tau dan Maraya. Tau sendiri memiliki arti orang dan Maraya berarti orang besar atau bangsawan.

Saat ini, apabila Anda berjalan pada pagi hari, maka Anda akan menemukan banyak pedagang di pinggir jalan Rantepao hal ini dikarenakan pasar lama sedang diperbaiki.





Disana, ada pasar yang menjual buah Lombok Katokkon




Buah Lombok Katokkon memiliki bentuk yang sama seperti paprika namun ukurannya kecil dan rasanya seperti puluhan cabe rawit yang apabila tidak terbiasa Anda bisa sakit perut bahkan bisa mencret. Buah Lombok Katokkon biasanya diolah pada makanan khas Rantepao seperti *Pa' Piong Bai "Babi", *Pa' Piong Manuk "Ayam", *Pantollo' Duku (Daging Babi)

Di Rantepao ada Tongkonan yang tradisional dan juga Tongkonan yang modern. Beginilah bentuk dari Tongkonan



Sumber gambar : Wikipedia

Tongkonan adalah rumah khas Tana Toraja berbentuk rumah panggung dengan bawahnya sebagai kadang kerbau yang terbuat dari kayu, atapnya dilapisi ijuk hitam dengan bentuk melengkung seperti perahu telungkup dengan buritan. Hal ini membuat Tongkonan menjadi menyerupai rumah Gadang suku Minangkabau. Ada juga yang mengatakan bentuk atap Tangkonan seperti tanduk kerbau.

Semua rumah Tongkonan menghadap ke arah utara hal ini karena adanya kepercayaan bahwa ketika nanti mereka telah tiada akan bersama dengan leluhur yang arwahnya ada di utara.

Tongkonan dipergunakan untuk ritual adat dan kehidupan sosial Tana Toraja. Tongkonan sendiri berasal dari kata tongkon yang bermakna tempat duduk atau menduduki.

Penduduk yang tinggal di Tongkonan apabila meninggal, disimpan dulu di Tongkonan dan tidak langsung dikuburkan. Mayat sebelumnya dibalsem dengan ramuan tradisional yang terbuat dari daun sirih dan getah pisang supaya tidak menimbulkan bau yang kurang sedap.

Proses pembalseman ini mengingatkan aku pada rakyat Mesir dulu yang memumikan raja dan keluarganya serta meletakkan mayatnya di Piramida.

Sekarang kita kembali lagi ke Tana Toraja. Kerbau adalah binatang yang disakralkan di Tana Toraja sehingga untuk membeli kerbau disana sama seperti membeli mobil mewah. Kerbau disembelih untuk upacara adat dan tanduknya di jadikan ornament di depan Tongkonan.

Ornament tanduk kerbau ini melambangkan kemampuan ekonomi sang pemilik rumah saat upacara penguburan anggota keluarganya. Semakin banyak tanduk yang terpasang di depan Tongkonan maka semakin tinggi pula status sosial keluarga pemilik rumah tongkonan tersebut. Hal ini membuat orang yang tinggal di Tongkonan dengan ornament tanduk kerbau dalam jumlah yang banyak akan dihormati oleh orang lain yang tinggal di daerah yang sama.

Tulisan diatas aku ambil dari referensi :
id.wikipedia.org

Itulah ulasan aku tentang Tana Toraja, sekarang aku hendak mencari hotel dan tiket pesawat untuk kesana. Okelah, saatnya membuka link http://www.pegipegi.com/.






12 comments:

  1. Well, happy traveling happy blogging :)))

    ReplyDelete
  2. Aku juga ngiler pengen ke Toraja, Mak :)

    Salam kenal, ya ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. emak Lestarie : Oh gitu
      Iya salam kenal juga :)

      Delete
  3. mantep kapan ya saya isa ke toraja... hehe..

    ReplyDelete
  4. Gambar printscreennya, lbh baik d crop saja mbak. Spy lbh terlihat jelas dan fokus. Cmiiw

    ReplyDelete
    Replies
    1. sudah saya crop kak, arti dari kata cmiiw itu apa?

      Delete
  5. Sayang, dulu pas saya pernah tinggal di Makassar, gak main ke Tana Toraja :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. oh gitu, berapa lama k Rizka tinggal di Makassar? kenapa ga main ke tana Toraja?

      Delete
  6. Wih, toraja! bucketlistku juga nih hahaha semoga bisa terealisasi ya mba!

    kunjungan balik ya hehe ke irhamfaridh.blogspot.com :D

    ReplyDelete

Alamat Website

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...