Thursday, January 22, 2015

Aku ke Jawa Tengah

2012, tepatnya pada bulan Januari. Aku bersama ayahku ke Solo dengan menggunakan kereta Senja Utama dan tiba di Stasiun Balapan


Sumber gambar : Tribunnews

pada pagi hari lalu kami berjalan ke makam mbah kakung dan mbah putri yang lokasinya dekat dari stasiun.

Setelah ke makam, kamipun ke Keraton Solo dengan menaiki becak.



Sumber gambar : Indonesia–heritage.net

Lalu kami ke pasar batik yang lokasinya tidak jauh dari Keraton Solo dan ke pasar Klewer dengan menggunakan becak untuk berbelanja beberapa batik khas kota Solo.


Sumber gambar : Grosirbatikkeraton.com

Siang menjelang, lapaaar. Aku bersama ayahku ke sebuah warung makan yang enaknya bukan main dan hanya ada satu di Solo. Duh sayang tidak sempat mengambil foto. Omong-omong, mau tahu kami makan apa dan dimana?

Kami tuh makan nasi tumpang (bukan nasi tumpeng) di warung dimana itu adalah nasi sayuran yang bumbunya disiram dengan sambal tempe. Warung itu terletak di belakang gedung Pengadilan Negeri Solo.

Sorenya, kamipun pulang kembali dengan menggunakan kereta dari Stasiun Balapan. Kisah aku lanjutkan ke kota Yogyakarta di tahun 2013 aku bersama dengan keluargaku pergi ke Yogyakarta dengan menggunakan mobil. Kami menempuh perjalanan selama 12 jam, astaga!

Akhirnya, aku dan keluargaku tiba di Yogyakarta pada malam hari dan kamipun mencari penginapan yang dekat dari lokasi Malioboro.  


Keesokan harinya, tepatnya pada tanggal 20 Februari 2013 aku dan keluarga ke Candi Borobudur serta sempat berfoto disana


sumber gambar : kebudayaanindonesia.net

dan setelah itu, kami ke Keraton Yogyakarta




sumber gambar : Yogyakarta.panduanwisata.id dan Google

disana, ada beberapa kereta yang biasanya dipergunakan oleh para Raja, Ratu dan keluarganya untuk pergi atau mengikuti acara di luar Keraton Yogyakarta. Selain itu, disana juga terdapat sebuah menara tinggi yang konon katanya bisa memanggil Nyai Roro Kidul dan untuk naik harus mengenakan pakaian adat Yogyakarta.


Setelah itu, aku bersama keluarga ke Malioboro yang merupakan pusat perbelanjaan dan membeli souvenir, bakpia pathok dengan harga yang asyiknya bisa ditawar. Setelag asyik belanja, aku bersama keluargapun kembali ke kota asal.

2 comments:

Alamat Website

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...