Tuesday, January 20, 2015

Rekomendasi Lomba Blog Pegipegi


Sumber gambar : google

Ada suatu obyek wisata domestik yang unik dan akan lebih asyik jika Aku bisa berkunjung ke Kalimantan Barat bersama @amrazing. Aku ingin kesana dengan membawa misi pendidikan yang akan di sebarkan informasinya melalui jejaring sosial dan secara langsung untuk membantu sesama.
Sebelum berangkat ke Kalimantan Barat, aku membuka netbookku lalu menyolokkan modem lalu membuka Google Chrome untuk mencari informasi mengenai hotel dan tiket pesawat yang akan dipergunakan ke Kalimantan Barat dengan mengetik http://pegipegi.com/. Aku mengetik link tersebut karena harganya yang murah meriah.

Aha! Ada rute ke Pontianak, wah asyik! Aku pun secara reflek mengklik tiket pesawat dengan menggunakan salah satu maskapai yang ada di website tersebut. Duh pilih apa ya? Ah masukin dulu ni di ke nya itu Pontianak dan di perginya pada tanggal 31 Desember 2015 terus klik cari tiket deh.
 Wah ada dua maskapai yakni Lion Air dan Sriwijaya Air dan semuanya langsung ke tempat tujuan lagi tanpa pakai transit dulu. Nanti deh dipikirin lagi dan aku mencatatnya di handphone.

Setelah itu, aku menutup website http://www.pegipegi.com/ lalu menulis agenda wisata Kalimantan Barat di pecarian yang ada di Google Chrome guna mencari agenda wisata karena itu penting supaya bisa bepergian dengan tujuan yang jelas sambil menyesuaikan pada apa yang terjadi disana. Kebetulan, aku mendapatkan informasi dari tulisan yang ada pada blog di http://kata-kutuku.net/2015/01/19/agenda-wisata-provinsi-kalimantan-barat-tahun-2015/.

Aku tertarik pada agenda gelar budaya seni daerah di Taman Budaya Pontianak yang terselenggara sepanjang tahun 2015, festival seni budaya yang terselenggara pada bulan Maret 2015 di Putussibau yang terletak di Kabupaten Kapuas Hulu, Upacara Adat “Nyemah” (Sedekah Laut) yang terselenggara pada 4 – 6 April 2015 di Desa Padang yang berada di Pulau Karimata yang terasuk ke dalam Kabupaten Kayong utara, Upacara Adat “Naik Dango” yang terselenggara pada 27 – 28 April 2015 di Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Landak, Upacara Adat “Dange” yang terselenggara pada sepanjang bulan April 2015 di Sungai Mendalam.

Nah, aku bisa beristirahat sejenak untuk menunggu agenda berikutnya yakni upacara Adat “Tumpang Negeri” yang terselenggara pada 27 Mei 2015 di Kabupaten Landak, Upacara Adat “Nike’ Benih – Pamole Beo’ ” yang terselenggara pada tanggal 1 Juni 2015 di Kabupaten Kapuas Hulu, Upacara Adat “Nyobeng” yang terselenggara pada 15 – 17 Juni 2015 di Desa Sebujid yang terletak di Kabupaten Bengkayang, Festival Budaya Kayong yang bisa diikuti pada bulan Juni 2015 di Kabupaten Kayong Utara, pergelaran seni budaya Melawi yang terselenggara pada 17-19 Agustus 2015 di Kabupaten Melawi.

Sambil menunggu festival seni budaya daerah yang terselenggara pada bulan Oktober 2015 di Kabupaten Ketapang yang berbarengan dengan Festival Budaya Binua Landak namun terselenggara pada 9 – 12 Oktober 2015 di Kabupaten Landak, aku berjalan-jalan di Kalimantan Barat untuk membeli oleh-oleh dan bersantai di hotel.

Oke, ngapain yah hingga bulan Desember? Enaknya ngapain? Soalnya agenda wisata berikutnya diadakan di Kabupaten Mempawah yakni acara Upacara Adat “Robo – robo”.

Alasan ketertaikan adalah supaya bisa mengenalkan dan mengajarkan seni yang berawal dengan menuangkannya dalam bentuk tulisan di blog pribadiku. Namun, disini ada yang unik yaitu memadukannya dengan lingkungan misalnya sesuatu yang unik di lingkungan beserta pelestariannya saat mengikuti setiap kegiatan di agenda itu.

Adapun lingkungan yang unik dan masuk ke ekowisata itu ada :

Bukit Amayambit dan Bukit Tilung




Sebuah pemandangan alam yang ada di Desa Naga Raun. Desa ini sendiri, pernah dijajaki potensi ekowisatanya oleh komunitas Pariwisata Kapuas Hulu bersama dengan WWF-Indonesia pada bulan November 2012.

Lanjak





Tanjung Puting

Sumber gambar : pariwisata.frontroll.com

Daerah ini terkenal dengan ekowisata orang utan.



3 comments:

Alamat Website

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...