Monday, February 15, 2016

Pelajar, sosmed dan blog

Selamat datang di blog saya, tulisan ini untuk luga blogger 2016 pekan lima bertema Mengapa pelajar harus punya blog?

Di zaman sekarang ini, para remaja yang mengenyam bangku SMP dan SMA lebih kenal dengan jejaring sosial daripada blog.

Saya bisa bicara begitu, karena saat blog walking jarang menemukan Blogger remaja.

Seringnya Blogger itu masuk usia dewasa, dewasa madya baik pria dan wanita.

Mereka lebih asyik dengan jejaring sosial, seperti instagram, facebook dan jejaring sosial yang populer di masa sekarang.

Kata teman saya, Twitter penggunanya sedikit sehingga aman buat curhat tanpa khawatir di adu dan ditanya. Mungkin itu karena twitter lebih disukai oleh generasi tua.

Adapun Blogger remaja itu kontennya adalah tugas sekolah. Untuk soal pemahaman konten itu si tergantung dari remajanya.

Menurut saya si remaja paham konten apabila tugas yang diberi guru dikerjakan sesuai tema gitu.

Para guru rupanya kreatif dan memanfaatkan teknologi untuk tugas sekolah dengan menyuruh pos di blog.

Jadi ya, pelajar remaja gunain blog buat tugas saja.

Alasan inilah yang buat pelajar harus punya blog.

Mungkin pelajar remaja tahu perbedaan blog dan sosial media.

Jelas sekali sosial modia dan blog berbeda.

Blog kita harus bikin pengunjung baca, sedang di sosial media tidak dipinta orang suka baca status.

Menulis di status mudah karena kita menulis sesuatu sesuai pikiran dan perasaan, sedangkan di blog itu agak sulit.

Menulis itu sulit apalagi menulis untuk lomba, menulis buat koran, menulis untuk majalah, menulis buat grup.

Kenapa sulit? Karena konten harus menarik, belum lagi keterbatasan bisa muncul seperti menyusun kalimat yang berantakan, jumlah kata minimum sekian sering ga nyampe, bingung buat judul.

Soal kesulitan ini sering saya alami, eh curcol.

Kesulitan ini mungkin karena saya termasuk generasi youth yang serba praktis dimana butuh sesuatu tinggal googling, makanan cepat saji, memanfaatkan grup buat keperluan pribadi dan orang.

Gitu sih...

Menurutmu gimana pelajar remaja, sosial media dan blog?

39 comments:

  1. tulisan tema belum dibuka sudah nulis ya kak hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kata panitianya, boleh nulis dulu yang dibuka buat hari2 tertentu itu form buat setor link doang #cmiiw ya

      Delete
    2. ya kata peserta juga boleh nulis dulu jadi tinggal setor di hari yang ditentukan, di aturan ditulis periodenya saja ga diatur harus ditulis hari tertentu sih, mohon koreksi khususnya panitia

      Delete
  2. Saya juga demikian, tulisan tema udah saya tulism hihi..

    ReplyDelete
  3. makin cepat makin baik nulis postingan tema. kalo mepet dead line biasanya adaaa aja yang salah tulis atau yang lain.

    ReplyDelete
    Replies
    1. o gitu, melakukan sesuatu dengan terburu buru itu ga baik jadi ya gitu

      Delete
  4. nulis status di sosial media lebih gampang dripada nulis di blog ya

    blognya sdh saya folow ya, mampir ke saya juga

    ReplyDelete
  5. Saya setuju dengan kalimat ini
    "Blog kita harus bikin pengunjung baca, sedang di sosial media tidak dipinta orang suka baca status"
    Memang agak sulit untuk menarik pembaca ke blog, kita harus menentukan judul yang menarik bagi pembaca hehe. Kalo saya media sosial untuk share konten blog aja haha

    btw salam kenal ya mbak

    ReplyDelete
  6. hehe masih banyak yang emak-emak ya.. :D

    @adibriza

    ReplyDelete
  7. Pelajar memamg gk mau repot,, maunya praktis, seru dan gk ribet bagi mereka,, makanya masih nyaman di sosial media yang umum :)

    ReplyDelete
  8. Bener sih mbak, nulis blog sulit...jadinya mereka males.
    Kita mungkin bisa membaut komunitas buat siswa siswa tadi.
    Kagum ama mbak tya, bisa nulis apa aja, buat banyak tema lomba, tapi tetep bagus hi hi merinding.
    @rizalarz

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya karena silit makanya malas, mungkin, bikin yuk...hihi makasi mas

      Delete
  9. sama saya juga pengen cepat dan praktis hehe

    ReplyDelete
  10. Saya pas browsing usia pengguna media sosial usia remaja juga jarang yang menyertaka blog sebagu medianya, Mba. Kebanyakan Fb, twitter, dan media sosial kebanyakan.

    ReplyDelete
  11. Iya sih, pakai twitter saja sudah nyaman. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. e gitu, apa yang bikin nyaman gunain Twitter mba?

      Delete
  12. Tak harus tugas sekolah, apa yang dialaminya setiap hari saja yang berkesan bisa dijadikan konten.
    Tinggal mengarahkan cara mengolahnya agar lebih enak dibaca ^_^

    @amma_chemist

    ReplyDelete
    Replies
    1. curhat ya jadi konten,.nah mengarahnya supaya enak dibaca gimana?

      Delete
  13. Padahal di usia pelajar SMP dan SMA sekarang yang ditunjang teknologi canggih, ngeblog bisa lebih mudah karena fasilitasnya lengkap. Selain itu konten dari kehidupan sehari-hari pun akan lebih beragam :) Tapi memang sosial media lebih praktis sih :D

    @gemaulani

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya padahal uda ditunjang teknologi
      ya bisa beragam walo isinya curhat
      ya praktis

      Delete
  14. Aku malah pusing kalau twitter. Ngga ngerti ih. Mending fb

    ReplyDelete
  15. Karena menulis di blog di butuhkan keterampilan menulis, meski bebas tetap ada adab yg mesti dijaga

    ReplyDelete
  16. Iyaya, Blogger Remaja di Indonesia sedikit sekali. Padahal mereka sudah punya panutan yang bisa dicontoh, misalnya Raditya Dika. Buat mereka, mungkin lebih seru fotografi ketimbang nulis buat blog hehe

    ReplyDelete
  17. jadi inget kalau di LBI ada yang masih sekolah :)

    @f_nugroho

    ReplyDelete
    Replies
    1. o gitu, di LBI ada yang masik sekolah,.siapakah itu?

      Delete
  18. Iya juga yah Mba, blogger pelajar itu sedikit sulit ditemukan.
    @rin_mizsipoel

    ReplyDelete
  19. mungkin karena memang sosmed dibuat sepraktis mungkin, jadinya kita juga ikutin yang praktis.

    semoga ke depan makin banyak pelajar yang ngeblog ya mbak :)

    @QuelleIdee07

    ReplyDelete

Alamat Website

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...