Saturday, March 19, 2016

Bahagia di rumah saya

Hai, wah berjumpa lagi dengan saya yah disini. Yak, kali ini disini saya mau menulis untuk lomba blog yang diadakan oleh Nova karena sedang merayakan NOVAVERSARY atau hari jadi Tabloid Nova yang ke 28, wah selamat ulang tahun untuk Nova.

Semoga di ulang tahun yang ke 28 ini, Tabloid Nova semakin maju, semakin berkembang menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Lombanya itu bertema bahagia di rumah, yang informasinya bisa dibaca di http://default.tabloidnova.com/anniversary28/syarat, nah ini bannernya 

Sumber : http://gramedia-digital.com/preview/external/2016/nova/novaversery/200x200-novaversery.jpg


Sebenarnya saya kurang begitu suka berada di rumah dan lebih suka melalang buana kesana kemari, lebih suka menjadi aktivis. Namun, akan saya ceritakan karena ada kebahagiaan ada di rumah.

Saya bahagia ada di rumah karena bisa menikmati wifi gratis sehingga bersilaturahmi dengan saudara-saudari saya yang masih saudara walaupun tidak ada hubungan darah secara langsung dan beliau-beliau ini berada di luar rumah tanpa harus keluar rumah melalui media jejaring sosial seperti facebook, whatsapp, twitter, blog.

Selain itu, saya bisa makan dan minum gratis di rumah karena kalau makan di luar biasanya bayar dan untuk makan saja uang Rp.5.000 tidak cukup.

Saya juga di rumah bisa menikmati listrik dengan gratis untuk mencharge netbook, menonton televisi dan mencharge Handphone karena kalau mengontrak atau kos kan ada uang sewa perbulan belum termasuk membayar listrik yang bayar listriknya bisa urunan dipukul rata bisa juga dikenakan perkepala dari si penyewa yang bisa lumayan besar bayarnya apalagi tarif listrik naik terus.

Saya juga bisa menikmati  dan kebahagiaan terakhir adalah bisa tidur di kasur yang empuk dan nyaman Ualaaaaah manjanyaaa…hehehe….

Hal ini membuat saya bersyukur karena masih banyak orang-orang di luar sana yang tidur di kolong jembatan, di bahu jalan atau yah disebut dengan tunawisma atau Bahasa kasarnya gelandangan, atau ada juga yang tinggal di rumah mertua/pondok mertua indah karena tidak mampu mengontrak/membeli rumah.

Sekian cerita saya, kalau kakak? Apa ceritamu?

8 comments:

  1. Saya masih numpang orang tua sendiri masih bisa enak2an. Ntar klau punya rumah sendiri kayaknya bakalan rempong :)

    ReplyDelete
  2. pergi ke hotel yang mewahpun, tetap saja tempat tidur di rumah yg paling nyaman

    ReplyDelete
  3. biarnginep di hotel mewah tetap saja tempat tidur sendiri paling nymana, bahagianya di rumah sendiri

    ReplyDelete
  4. hehe gratis ya.. padahal itu nanti juga bayar bulanan kan kak ? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. yang bayar bulanan kan ortu kak bukan saya dan saya cuma make dengan gratis ga bayar uang

      Delete

Alamat Website

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...