Sunday, April 26, 2015

Jamu Tradisional

Jamu jamuuuu…. Siapa si yang ga tau apa itu jamu? Jamu adalah ramuan yang terbuat dari rempah dan atau tanaman obat yang sudah dikenal dari dulu yang diteruskan pengetahuannya secara turun temurun yang sudah menjadi warisan dunia.

Untuk mengonsumsi jamu, karena ingin praktis, biasanya kita membelinya dalam bentuk kapsul/obat herbal yang kemungkinan mengurangi khasiat dari racikan jamu itu sendiri. Mungkin juga karena iklan yang menarik.

Salah satu pengiklan jamu yang cukup dikenal adalah Nyonya Meneer.

Jamu tradisional juga sebenarnya bisa menarik apabila dikemas dalam kemasan yang ramah lingkungan, diual dengan harga yang ekonomis, dikemas dalam bentuk yang unik, misalnya disertai warna yang meriah, gambar yang unik dengan tulisan kreatif disertai dengan huruf Braille yang menjelaskan produk jamu beserta manfaatnya.

Untuk khasiat, aku punya ide yakni kembali ke zaman dulu dimana pembeli membeli jamu dari tukang jamu keliling, menanam sendiri tanaman obat/rempah di rumah, di kantor yang bisa diolah untuk dijadikan jamu yah itung-itung sekalian penghijauan kecil-kecilan gitu.

Namun, untuk itu yuk kita baca penelitiannya terlebih dahulu untuk menambah pengetahuan mengenai jamu, salah satunya adalah mengenai Data Mining Metode omics dan Pengetahuan Tanaman Obat mentah menuju Big Data Biologi  yang bisa diunduh di http://biofarmaka.ipb.ac.id/publication/journal/632-data-mining-methods-for-omics-and-knowledge-of-crude-medicinal-plants-toward-big-data-biology. Penelitian ini dilakukan oleh beberapa orang, termasuk orang Jepang.

Nah, apa yang dibahas disitu coba?

Aaaah! Kalau mau membahas yang rada ringan okelah. Kita ke beberapa tanaman yang biasa dijadikan jamu yuk.

Pertama, daun sirih. Ada yang tau apa gunanya? Gunanya tuh untuk menghentikan pendarahan saat terjadi mimisan, menghilangkan bau dan membersihkan organ intim.

Kedua, kunyit. Kunyit digunakan untuk membersihkan toksin/racun. Kadang, dikombinasikan dengan asam sehingga terbentuklah jamu kunyit asam yang berfungsi untuk menghilangkan bau ketika sedang menstruasi.

Ketiga, asem. Buah asem dapat mengobati luka, eksim, mengatasi gigitan serangga, melancarkan buang air besar dan peredaran darah. Daunnya untuk mengobati demam, menghilangkan rasa sakit, anti radang. Selain itu, ada beberapa manfaat dan cara memanfaatkan asam jawa yakni

  • Mengobati disentri

Disentri berasal dari bahasa yunani yang berarti gangguan usus. Gejalanya berupa perut mulas, buang air besar dan terkadang disertai darah dan lendir. Penyebabnya adalah bakteri dan amoeba.

Caranya, haluskan 5 gram asam kawak, 10 gram kunyit dan 10 gram temulawak. Tambahkan secangkir air panas kemudian aduk hingga tercampur. Saring dana mbil airnya, lalu tambahkan 1 sendok makan madu murni. Aduk hingga rata kemudian diminum sekaligus pada pagi hari.

  • Obat penyakit difteri

Difteri adalah penyakit saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteriCorynebacterium diphtheriae. Gejalanya berupa sakit tenggorokan, demam, sulit bernapas dan menelan, mengeluarkan lendir dari mulut dan hidung, dan sangat lemah. Di masa lalu, penyakit ini sempat merenggut ribuan nyawa. Seiring dengan kemajuan teknologi dan ilmu medis penyakit ini sudah ditemukan obatnya. Bisa juga diatasi dengan ramuan tradisional asam jawa.

Caranya, sediakan 5 gram lobak, 5 gram bawang merah, 5 gram kencur, dan 10 gramdaun pepaya muda. Semua bahan ditumbuk atau diblender hingga halus. Tambahkan asam jawa, lalu seduh dengan segelas air panas. Ramuan tersebut digunakan untuk berkumur hingga ke tenggorokan. Lakukan 3 kali sehari.

  • Mengatasi darah rendah 

Tekanan darah rendah adalah keadaan sebaliknya dari hipertensi, dikenal juga dengan istilah hipotensi. Keadaan ini berbeda dengan anemia (kurang darah). Untuk mengatasinya, gunakan ramuan tradisional asam jawa berikut ini.

Bahanya adalah 5 gram asam jawa, 250 gram daun bayam, 10 gram gula aren, 50 gram bawang merah, 15 gram cabai rawit, dan garam dapur secukupnya.

Caranya, daun bayam direbus setengah matang untuk dijadikan lalapan. Semua bahan lainnya ditumbuk halus dan dibuat sambal. Dimakan sebagai makan siang dengan nasi beras merah. Lakukan setiap hari. Enak bukan?

Mengobati ambeien

Siapkan 1 gram asam jawa, 6 gram daun keji beling, 3 gram temulawak dan 6 gram meniran. Setelah dibersihkan, semua bahan direbus dengan 1 liter air hingga tersisa setengahnya. Setelah dingin, saring airnya dan diminum 3 kali sehari, secara rutin.

Mengatasi demam setelah nifas

Nifas adalah darah yang keluar dari rahim setelah melahirkan, ada beberapa wanita yang mengalami demam. Untuk mengatasinya bisa dengan menggunakan ramuan tradisional berikut ini.

Sediakan satu jari asam kawak (asam yang sudah diolah, berwarna hitam) dan gula aren secukupnya. Kemudian asam dan gula aren diseduh dengan satu gelas air panas. Setelah agak hangat, airnya diminum sekaligus. Lakukan pengobatan ini dua kali sehari.

  • Menurunkan demam bayi 
Buatlah ramuan tradisional untuk mengatasi demam bayi berikut ini.

Ambil asam kawak dan kunyit masing-masing sebesar ibu jari, 5 lembar daun melatimuda, dan dua tangkai daun bawang. Semua bahan ditumbuk hingga halus. Tempelkan pada ubun-ubun bayi, biarkan hingga kering. Ini merupakan resep turun temurun dari nenek moyang yang sudah terbukti khasiatnya.

  • Menurunkan kolesterol

 Penderita kolesterol harus benar-benar menjaga gaya hidup dan pola makan. 

Ambil 200 gram daun asam jawa, kemudian ditumbuk hingga halus. Tambahkan 200 ml atau segelas air panas. Saring airnya dan diminum sekaligus. Lakukan pengobatan ini 3 kali sehari.

  • Mengobati nyeri haid

Cara pertama: Ambil 1 genggam daun asam jawa yang masih muda dan 2 jari rimpang kunyit. Keduanya ditumbuk hingga halus lalu tambahkan setengah gelas air matang. Saring dan minum airnya.

Cara kedua: Sediakan setengah jari asam kawak, 10 potong temulawak, dan gula aren secukupnya. Rebus semua bahan tersebut dengan 1 gelas air hingga tersisa setengahnya. Saring airnya dan minum sekaligus. Lakukan selama satu minggu sebelum masa haid.

Catatan: Ramuan asam kawak ini tidak boleh diminum oleh wanita hamil.

  • Mengobati sariawan 

Caranya, satu genggam daun asam jawa muda dicuci bersih dan 5 cm rimpang kunyit diiris tipis-tipis. Rebus dengan 4 gelas air hingga tersisa 2 gelas saja. Bisa tambahkan gula aren saat merebus agar rasanya lebih enak. Minum ramuan tersebut setiap pagi dan sore masing-masing satu gelas.

  • Mengobati bisul 

Ambil 5 gram asam kawak, 10 gram daun bayam duri, 10 gram daun kangkung dan garam secukupnya. Daun kangkung dan bayam duri ditumbuk hingga halus, tambahkan asam kawak dan garam secukupnya. Tempelkan ramuan tersebut pada bisul sampai semua permukaannya tertutupi.

Kalau sudah kering, bisa diganti dengan ramuan baru. Dengan cara ini bisul akan cepat matang dan pecah, sehingga proses penyembuhannya lebih cepat.

  • Mengobati asma 

Siapkan 2 potong kulit pohon asam jawa dan adas pulowaras secukupnya. Rebus kedua bahan tersebut dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Saring airnya dan minum sekaligus. Lakukan pengobatan ini setiap hari.

  • Obat batuk kering 

Batuk kering biasanya disertai dengan rasa gatal dan perih di tenggorokan.

Siapkan 3 buah polong asam jawa dan satu genggam daun saga. Buah asam jawa dan daun saga direbus dengan 4 gelas air hingga tersisa tersisa 2 gelas. Saring airnya dan minum 2 kali sehari, tiap pagi dan sore. Lakukan pengobatan ini secara rutin.

Cara kedua, siapkan 2 gelas daun asam jawa, 2 gelas daun saga, dan 5cm kayu manis cina. Semua bahan dicuci bersih kemudian direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa dua gelas. Saring airnya dan diminum pada siang hari. Lakukan secara rutin.

  • Obat sakit perut 

Sakit perut disebabkan oleh beberapa hal. Bisa disentri, makan makanan terlalu pedas atau asam dan lain sebagainya.

Ambil 3 buah polong asam jawa yang sudah masak, kapur sirih dan minyak kayu putih secukupnya. Asam jawa dan kapur sirih ditumbuk hingga halus, lalu ditambahkan minyak kayu putih dan aduk hingga rata. Ramuan tersebut dibalurkan pada perut yang sakit.

  • Mengobati keputihan 

Keputihan merupakan penyakit yang umum menyerang daerah kewanitaan. Terkadang keputihan disertai dengan rasa gatal dan berbau tidak sedap. Keputihan yang seperti ini sangat mengganggu dan harus segera diatasi. Berikut ini ramuan herbal warisan nenek moyang untuk mengatasi keputihan.

Siapkan asam kawak sebesar kelereng, 25 helai daun beluntas dicuci, 5 cm rimpang kunyit (dicuci, dikupas), dan gula aren secukupnya. Haluskan daun beluntas dan kunyit, lalu seduh dengan 1/2 gelas air panas. Tambahkan asam dan gula aren, aduk rata. Saring airnya, lalu diminum setiap kali hendak tidur malam. Lakukan setiap hari.

  • Mengobati gatal alergi dan biduran 

Penyakit biduran dikenal juga dengan istilah kaligata, hives, atau urtikaria. Kulit yang terserang biasanya terasa gatal, kemerahan serta muncul tonjolan-tonjolan yang bisa menyebar dari satu titik ke titik lainnya. Penyebabnya bisa karena alergi atau disengat serangga, bulu ulat gatal juga bisa menyebabkan kondisi ini.

Cara memanfaatkan asam :
Sediakan bahan-bahannya berupaka 3 buah asam jawa, 1/4 sendok makan kapur sirih, dan garam secukupnya. Semua bahan direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa hanya 1 gelas saja. Setelah dingin airnya disaring dan diminum dua kali sehari tiap pagi dan sore.

  • Mengobati sakit panas 

Sediakan saja 2 polong asam jawa dan garam secukupnya. Seduh kedua bahan tersebut dengan segelas air panas, lalu disaring. Airnya diminum sekaligus selagi masih hangat. Wanita hamil dilarang minum ramuan ini!

  • Obat luka baru 

Jika anda terluka baik itu karena terkena senjata tajam maupun terjatuh, obati dengan daun asam jawa untuk menghentikan pendarahan sekaligus mempercepat pengeringan luka. Caranya, ambil daun asam jawa secukupnya lalu dikunyah dan ditempelkan pada luka.

  • Mengobati rematik 

Rematik atau pegal linu biasanya menyerang daerah pinggang. Sering diderita oleh mereka yang berusia lanjut atau para pekerja keras. Untuk mengatasinya, sediakan 1 genggam daun asam jawa, dan 2-3 biji asam jawa. Kedua bahan tersebut dihaluskan lalu ditempelkan pada bagian pinggang yang sakit sambil diijit-pijit.

  • Mengobati borok 

Borok merupakan luka yang terbuka pada kulit, terasa perih, gatal, berair dan mengandung nanah. Biasanya disebabkan karena luka dan infeksi. Untuk mengobatinya, bisa dicoba dengan ramuan herbal asam jawa. Ambil beberapa biji asam jawa lalu ditumbuk hingga halus. Ramuan tersebut ditempelkan pada borok lalu diperban. Ganti sehari sekali.

  • Mengobati gatal pada bekas luka yang sudah kering 

Bekas luka yang sudah kering terkadang masih menyisakan rasa gatal sehingga tidak tahan ingin menggaruknya. Namun, jika digaruk akan menimbulkan luka lecet yang membuatnya terbuka kembali. Untuk mengatasinya bisa menggunakan cara berikut :

Rendam asam kawak dengan air matang sampai mengembang. Lalu gosokkan pada bekas luka yang gatal. Atau bisa juga dengan menghaluskan 1 genggam daun asam dan kunyit secukupnya. Lalu tempelkan ramuan tersebut pada bekas luka yang terasa gatal.

  • Mengobati demam 

Bukan cuma efektif untuk mengobati sakit panas yang diderita oleh anak-anak, daun asam jawa juga ampuh untuk menujrunkan demam pada orang dewasa. Jadi, jika anda terkena demam bisa ambil 1 genggam daun asam jawa dan adas pulawaras secukupnya. Kedua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air hingga tersisa setengahnya. Saring airnya, lalu diminum 2 kali sehari tiap pagi dan sore.

  • Bengkak karena digigit serangga 

Beberapa jenis serangga memiliki bisa yang jika menyengat dapat menyebabkan kulit bengkak.

Misalnya : lipan, lebah, tawon dan kalajengking.

Caranya, ambil 3 biji asam jawa lalu ditumbuk hingga halus. Bagian yang bengkak dibersihkan dulu dengan kain yang sudah diolesi dengan minyak kayu putih. Setelah itu tempelkan asam jawa yang sudah ditumbuk halus pada bagian yang bengkak (sakit).

  • Mengobati gatal berupa titik-titik merah mengandung air 

Kondisi kulit yang terserang terasa gatal dengan munculnya bintik-bintik merah pada permukaan kulit dan mengandung air miri cacar atau campak, tapi bukan.

Ambil temulawak sebesar ibu jari lalu dicuci bersih dan diiris tipis. Rebus dengan segelas air bersama gula aren sampai airnya hanya tersisa setengah gelas. Tambahkan asam kawak sebesar ibu jari dan aduk hingga rata. Saring airnya dan minum sekaligus.

  • Mengatasi bau anyir saat haid 

Terkadang, haid disertai dengan baua nyir. Untuk mengatasinya, ambil asam kawak sebesar ibu jari, 10 iris temulawak dan irisan gula aren secukupnya. Seduh dengan air panas sebanyak satu gelas. Aduk-aduk hingga merata dan gula aren larut. Saring airnya dan diminum sekaligus. Lakuakn setiap hari selama masa haid.

  • Mengobati penyakit campak 

Penyakit campak biasanya menyerang anak-anak meskipun dulunya sudah diberikan vaksin. Ada yang bilang setiap orang pasti terkena penyakit ini sekali seumur hidupnya.

Penyakit campak merupakan penyakit menular yan disebabkan oleh virus campak dari goglongan Paramixovirus.

Bahan yang diperlukan untuk membuatnya adalah 3 gelas daun asam jawa, 3 iris rimpang kunyit segar (dicuci bersih), gula aren dan garam secukupnya. Semua bahan direbus dengan 2 gelas air hingga tersisa satu gelas. Setelah dingin, airnya disaring dan diminum 2 kali sehari tiap pagi dan sore.


Manfaat Asam Jawa untuk Kecantikan

Khasiat asam jawa bukan cuma untuk kesehatan dan dunia pengobatan tradisional, melainkan juga bagi dunia kecantikan. Manfaat asam jawa untuk kecantikan diantaranya mengobati jerawat dan perawatan kecantikan kulit wajah.

  • Mengobati jerawat 

Jerawat bikin ga pede, udah gitu kadang suka menyisakan bekas yang berupa flek hitam dan bahkan luka bopeng pada kulit.

Bahan: 12 lembar daun sambiloto, 10 iris temulawak, 5 cm kencur, 1 sendok teh adas, dan 10 lembar daun jintan, semua bahan dicuci. Asam kawak sebesar ibu jari orang dewasa.
Cara pengobatan: Semua bahan ditumbuk hingga halus, dan tambahkan asam kawak. Seduh dengan 2 gelas air panas. Setelah dingin, airnya disaring dan diminum 3 kali sehari.

Untuk pengobatan luar, ambil 3 biji asam jawa lalu diseduh dengan segelas air panas. Setelah dingin, airnya disaring dan digunakan untuk cuci muka pada pagi hari.

  • Mencerahkan kulit 

Asam jawa bisa juga digunakan untuk perawatan kulit agar tampak lebih cerah. Caranya, lumatkan daging buah asam jawa dengan air hangat. Tambahkan sedikit bubuk kunyit lalu aduk hingga membentuk adonan seperti lulur. Gunakan ramuan tersebut sebagai lulur, diamkan selama 15 menit agar nutrisi meresap. Kemudian bilas dengan air bersih.

  • Mengangkat sel kulit mati 

Kandungan Alpha Hydroxy Acids (AHA) dalam buah asam jawa dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati yang membuat wajah terlihat kusam. Caranya, lumatkan daging buah asam jawa dengan sedikit garam dan yogurt sampai terbentuk adonan sepeti pasta. Aplikasikan adonan tersebut pada wajah sebagai masker, hindari bagian mata. Diamkan selama 20 menit, sambil dipijat perlahan untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Bilas dengan air bersih.

  • Menghilangkan selulit 

Selulit atau disebut sebagai sindrom kulit jeruk adalah lemak yang terperangkap di bawah permukaan kulit. Lemak yang tidak berhasil dibuang ini menimbulkan tekstur yang tidak rata pada kulit, seperti kulit jeruk. Selulit biasanya menyerang bagian tubuh yang menjadi sarang lemak seperti lengan atas bagian dalam dan belakang, paha dalam atas dan belakang, punggung atas (di bawah bahu), punggung bawah, dan bokong.

Untuk mengatasinya campurkan asam jawa dengan sedikit gula pasir, baking soda dan air perasan jeruk lemon. Aduk hingga benar-benar merata. Gunakan pada kulit dimana selulit berada, sambil dipijat-pijat secara lembut dengan arah melingkar searah jarum jam. Diamkan selama 10 menit, lalu bersihkan dengan air hangat.

Keempat, kumis kucing. Kumis kucing ini bukan kumis yang diambil dari kucing meoong tapi tanaman yang dinamai kumis kucing. 

Dulu, kami pernah menanamnya di rumah beserta beberapa tanaman obat lainnya. Tanaman ini, di Indonesia, daunnya yang kering dipakai untuk obat yang dapat memperlancar pengeluaran air kencing/kemih, pengobatan radang ginjal, batu ginjal, kencing manis, albuminuria, penyakit syphilis, hipertensi dan menurunkan kadar glukoasa darahdi konsumsi sebagai bentuk dan upaya untuk melakukan penyembuhan dari sakit batuk, encok, masuk angin, sembelit. Di India, tanaman ini digunakan untuk mengobati rematik.




Kelima, urang-aring atau nama ilmiahnya adalah eclipta alba. Tanaman ini sering dipergunakan untuk penyakit kencing darah, mimisan, muntah darah, hepatitis, diare, keputihan, mengobati masalah rambut yang memutih, penyubur rambut. 

Keenam, singkong. Singkong dapat berfungsi untuk analgesic, antiinflamasi, penangkal stress oksidatif, membunuh cacing, mengobati reumatik, demam, sakit kepala, diare, cacingan, luka bernanah, mengembalikan padangan yang kabur, meningkatkan nafsu makan, mengobati luka karena panas. Berdasarkan hasil penelitian, daun singkong memiliki aktivitas ovisidal dan larvasidal. 



Ketujuh, mengkudu, mengkudu berkhasiat untuk menghilangkan sisik pada kaki, anti diabetes, obat antihipertensi, sakit kuning, influenza, batuk, sakit perut, demam. 





Kedelapan, cabe rawit. Cabe rawit sering digunakan untuk obat antirematik, obat sakit otot, sakit gigi, campuran obat gosok, mengobati sakit perut, mengatasi perut kembung, batuk, asma, menurunkan kadar gula dalam darah, mampu meningkatkan kadar insulin, melindungi dari stress oksidatif karena fungsinya sebagai antioksidan, menambah nafsu makan, melegakan hidung tersumbat, mengurangi oenggumpalan darah, menurunkan kadar kolesterol. 

Delapan aja yah, soalnyaa masih banyak tanaman herbal lainnya, yuk beralih ke tanaman dan pengolahan tradisional supaya lebih sehat, lebih aman dan memperoleh lebih dari manfaat tanaman-tanaman tersebut. 

Tulisan ini dan gambar mengambil dari :
http://biofarmaka.ipb.ac.id/publication/journal 
http://biofarmaka.ipb.ac.id/brc-upt/brc-ukbb/bccs-collection 
http://biofarmaka.ipb.ac.id/brc-upt/brc-ukbb/bccs-collection/604-herbal-plants-collection-kumis-kucing http://biofarmaka.ipb.ac.id/brc-upt/brc-ukbb/bccs-collection/613-herbal-plants-collection-urang-aring http://manfaatbuahdaun.blogspot.com/2014/10/30-manfaat-asam-jawa-untuk-kesehatan.html http://biofarmaka.ipb.ac.id/brc-upt/brc-ukbb/bccs-collection/610-herbal-plants-collection-singkong http://biofarmaka.ipb.ac.id/brc-upt/brc-ukbb/bccs-collection/606-herbal-plants-collection-mengkudu http://biofarmaka.ipb.ac.id/brc-upt/brc-ukbb/bccs-collection/594-herbal-plants-collection-cabe-rawit
Dies Natalis PSB 2015

9 comments:

  1. Komplit banget nih bahan-bahan jamunya. Obat tradisional emang keren loh sebenarnya, apalagi kalo bisa nanam sendiri, makin mudah dapatinnya. Thanks sharinya ya :D

    ReplyDelete
  2. wow, komplit kayanya, penyakit dan pengobatannya.. obat tradisional memang lebih aman, kendalanya, apalagi hidup diperkotaan dan padat, kadang ada bahan yang sulit di dapatkan..

    terima kasih, Mbak, sharenya. sangat bermanfaat.

    ReplyDelete
  3. noted 'resep' jamunya....bahan alam sbg obat lebih aman juga untuk anak2

    ReplyDelete
  4. Waaah bisa dipraktekkan nih mbak resep jamunya, semoga menang ya mbak

    ReplyDelete

Alamat Website

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...